Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Thom Haye, tidak menutup kemungkinan untuk mewujudkan impian tampil di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Indonesia.
Jelang duel krusial melawan Australia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, Haye mengungkapkan keyakinannya bahwa mimpi tersebut bukanlah hal yang mustahil.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di posisi ketiga Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, hanya terpaut satu poin dari Australia yang menempati posisi kedua.
Untuk lolos langsung ke Piala Dunia, skuad Garuda harus finis sebagai runner-up grup atau memenangkan babak keempat kualifikasi.
Kesempatan ini menjadi motivasi besar bagi para pemain, termasuk Thom Haye, yang siap memberikan segalanya dalam laga melawan Australia di Stadion Allianz pada Kamis (20/3).
Dalam wawancaranya dengan Voetbalprimeur, Haye menyatakan bahwa bermimpi adalah sesuatu yang sah dan layak diperjuangkan.
"Ya, bermimpi itu selalu diperbolehkan. Saya adalah seseorang yang lebih suka fokus pada segala hal yang dekat," kata Thom Haye dikutip dari Voetbalprimeur, Minggu (16/3/2025).
Haye juga menikmati atmosfer persaingan di Grup C. Timnas Indonesia yang sebelumnya dianggap sebagai tim underdog justru mampu mengejutkan dengan mengalahkan Arab Saudi serta memberikan perlawanan sengit kepada Australia dan Bahrain.
"Jadi, saya harus mengatakan bahwa babak penyisihan grup itu sangat menarik. Jadi, tentu saja, Anda berpikir tentang fakta bahwa itu [ke Piala Dunia] mungkin," ucap Haye.
Baca Juga: Termasuk Timnas Indonesia, 3 Negara Bakal Mati-matian di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026
Indonesia akan menghadapi dua pertandingan krusial dalam kualifikasi Maret ini, yakni bertandang ke Australia dan menjamu Bahrain di Stadion GBK pada Selasa (25/3).
Hasil dari dua laga ini akan sangat menentukan peluang Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026.
Haye menegaskan pentingnya pertandingan ini, menyebutnya sebagai laga besar dalam kariernya.
"Ya, saya telah memainkan beberapa pertandingan penting, tetapi pertandingan-pertandingan ini pasti termasuk dalam kategori itu," tutur Haye.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Rangkuman Perjalanan Timnas Indonesia dari Babak 1 Hingga Akhir Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Sandy Walsh Solid di Yokohama F. Marinos vs Gamba Osaka
-
Gelandang Napoli Menghantui, Jay Idzes Tak Bisa Tenang Jelang Terbang ke Australia
-
Legenda Hidup Australia: Timnas Indonesia Setara Kita
-
Perbandingan Harga Pasar Thom Haye vs Hector Hevel Pemain Naturalisasi Malaysia, Jomplang Banget
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dulu Naik Pohon Cari Sinyal, Kini Warga Flores Timur Bisa Internetan dari Desa
-
Ini Dia Sosok Petinggi Militer AS Diamuk Tentara di Kapal Perang USS Abraham Lincoln, 7 Tewas
-
Mengapa Donald Trump Tidak Bisa Jadi Presiden 3 Periode Amerika Serikat?
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan