"Argentina mencetak gol pertama, tapi Aurelio Vlidmar menyamakan kedudukan sebelum turun minum," tulis laman resmi timnas Australia.
"Itu memberikan harapan dari The Socceroos bahwa mereka bisa mengalahkan tim tamu, tapi itu tidak terjadi," sambungnya.
Nah, di pertemuan kedua yang digelar di Buenos Aires dimenangkan oleh Argentina dengan skor 1-0.
Gol semata wayang itu terjadi karena own goal Alexander Tobin yang membuat Australia gaga.
Dari situ, Australia terbilang punya trauma dengan Sydney Football Stadium karena gagal menang atas Argentina.
Apalagi hal itu terjadi dalam playoff untuk Piala Dunia 1994 yang digelar di Amerika Serikat.
Berkaca dari itu, timnas Indonesia juga punya kans menjegal The Socceroos.
Anak asuh Patrick Kluivert akan bertandang ke Sydney Football Stadium di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat.
Nah, secara memori tempat dan pergelaran, Australia punya kenangan buruk karena pernah gagal di tangan Argentina jelang lawan timnas Indonesia.
Baca Juga: Ole Romeny Akui Dihubungi Patrick Kluivert Jelang Australia vs Timnas Indonesia
Sydney Football Stadium
Sydney Football Stadium merupakan salah satu stadion serbaguna yang terletak di Moore Park, pinggiran Kote Sydney, New South Wales, Australia.
Stadion ini dibangun untuk menggantikan stadion sebelumnya.
Nah masa ini, Sydney Football Stadium lebih dikenal sebagai Allianz Stadium karena kepentingan sponsorsip.
Stadion dengan kapasitas 42.500 penonton ini pertama kali dibuka secara resmi pada 28 Agustus 2022.
Setidaknya, ada beberapa pihak yang menggunakan stadion ini sebagai kandangnya.
Berita Terkait
-
Patrick Kluivert Belum Menjelaskan, Erick Thohir: Saya Tak Berani Tanya
-
Merah-merah, Momen Timnas Indonesia Turun dari Pesawat di Bandara Australia
-
3 Pemain Timnas Indonesia yang Dipastikan Absen Lawan Australia
-
Erick Thohir Singgung Kevin Diks dan Sandy Walsh: Saya Tidak Tahu
-
Bek Timnas Indonesia Jay Idzes: Kami Gak Boleh Nyerah, Main untuk Menang!
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri