Suara.com - Bek sayap Timnas Indonesia, Sandy Walsh, berpeluang untuk menghadapi langsung mega bintang dunia, Cristiano Ronaldo, dalam ajang perempat final Liga Champions Asia Elite (ACL) 2024/2025.
Kesempatan ini muncul setelah hasil undian yang dilakukan pada Senin (17/3/2025) mempertemukan klub Sandy Walsh, Yokohama F. Marinos, dengan Al Nassr, klub asal Arab Saudi yang diperkuat oleh Ronaldo.
Sandy Walsh baru bergabung dengan Yokohama F. Marinos pada awal tahun 2025, tetapi dengan cepat ia mampu mengamankan posisi utama sebagai bek sayap kanan.
Penampilannya yang konsisten membantu timnya melaju ke perempat final ACL setelah menyingkirkan Shanghai Port dengan agregat 5-1.
Dalam dua leg babak 16 besar melawan klub asal China tersebut, performa Yokohama F. Marinos sangat dominan. Sandy Walsh juga turut memberikan kontribusi besar, terutama dalam lini pertahanan yang solid.
Bahkan, saat dirinya bermain sebagai bek tengah, timnya hanya kebobolan satu gol saja dalam dua pertandingan tersebut.
Hal ini menunjukkan kualitas pertahanan yang semakin kokoh dengan kehadiran pemain keturunan Indonesia-Belgia tersebut.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo tetap menjadi andalan Al Nassr meski sudah menginjak usia 40 tahun.
Sejak bergabung dengan klub Arab Saudi pada awal tahun 2023, eks pemain Real Madrid dan Manchester United itu terus menunjukkan ketajamannya di lini depan.
Baca Juga: Sandy Walsh Singgung Pelatih Baru Jelang Gabung ke Timnas Indonesia
Musim ini, Ronaldo masih menjadi top skorer timnya dan berambisi membawa Al Nassr meraih gelar juara ACL.
Ronaldo dan Al Nassr berhasil menembus perempat final setelah melewati hadangan Al Hilal dalam pertandingan yang dramatis.
Keberadaan pemain bintang seperti Sadio Mané dan Marcelo Brozovi di tim juga membuat Al Nassr semakin kuat dan menjadi salah satu favorit juara ACL tahun ini.
Format Baru Liga Champions Asia Elite
Liga Champions Asia musim ini menghadirkan format baru, di mana seluruh pertandingan mulai dari perempat final hingga final akan digelar dalam format single match di satu kota. Kali ini, AFC menetapkan Jeddah, Arab Saudi, sebagai tuan rumah untuk babak gugur tersebut.
Dengan format ini, setiap tim harus tampil maksimal dalam satu pertandingan saja tanpa adanya leg kedua.
Berita Terkait
-
3 Hal Serba Pertama Usai Sandy Walsh Antar Yokohama F. Marinos Menang di J1 League
-
Hanya Sebulan Hijrah, Sandy Walsh Catatkan Diri Menjadi Pemain Terbaik Indonesia di Jepang
-
Erick Thohir Singgung Kevin Diks dan Sandy Walsh: Saya Tidak Tahu
-
Setelah Menunggu Sebulan, Sandy Walsh Akhirnya Nikmati Menit Bermain Penuh di Liga Jepang
-
Sandy Walsh: Saya Akan Memberikan Segalanya untuk Timnas Indonesia, Dongane Yo, Rek!
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay
-
Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja
-
Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk
-
Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga
-
Kunci Kemenangan Maroko Atas Kanada, Azzedine Ounahi Borong 2 Gol