Suara.com - Kiper timnas Indonesia, Maarten Paes mengakui terbuka jika ada peluang kembali berkarier di Eropa.
Maarten Paes saat ini sedang menjalani karier di Amerika Serikat.
Ia merupakan kiper andalan klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas.
Penjaga gawang timnas Indonesia tersebut didatangkan FC Dallas sejak 2022 lalu dari FC Utrecht.
Bersama FC Dallas, pemain 26 tahun tersebut memiliki performa apik dan menjadi andalan di klub.
Nyatanya selama tiga tahun bersama klub MLS itu, Maarten Paes sudah tampil dalam 109 pertandingan di semua kompetisi.
Dalam catatannya, ia meraih 23 kali nirbobol dengan kebobolan sebanyak 142 gol.
Berkarier di Negeri Paman Sam diakui sebagai keputusan yang bagus untuk Maarten Paes.
Apalagi pada 2026 mendatang, Amerika Serikat menjadi host untuk Piala Dunia.
Baca Juga: Adu Mentereng Staf Pelatih Timnas Indonesia vs Timnas Australia, Siapa Lebih Hebat?
"Saya pikir hingga 2026 tetap bermain di Amerika adalah keputusan yang sanat bagus," ucap Maarten Paes dikutip dari Youtube SEG Stories.
"Semua industri olahraga di sini berkembang pesat, Paiala Dunia akan datang dan jika kami lolos dengan timnas Indonesia akan luar biasa," imbuh kiper yang juga menimba ilmu di NEC Nijmegen.
Lebih lanjut, Maarten Paes membuka peluang untuk kembali ke Eropa.
Hal tersebut melihat situasi kontraknya yang bakal habis pada Desember 2026 mendatang.
"Jika ada peluang menarik di sini (Eropa), saya akan sangat senang," kata Maarten Paes.
Walau demikian, pemain yang neneknya lahir di Kediri tersebut juga senang andai tetap melanjutkan karier di Amerika Serikat.
"Tapi jika saya harus tetap di Amerika, saya juga akan sangat senang," jelasnya.
"Bagi saya, itu adalah situasi yang sama-sama menguntungkan," sambung kiper timnas Indonesia.
Adapun Maarten Paes terbilang masih bisa menembus Eropa lagi, terlebih usianya baru 26 tahun.
Saat kontraknya habis di FC Dallas, usianya juga lebih matang sebagai seorang kiper.
"Saya memiliki keyakinan dari dalam diri, karena saya tahu masih ada banyak potensi yang belum saya capai," ujar Maarten Paes.
"Saya terus berlatih pada hal yang sebelumnya belum pernah dapat dan menyadari saya masih membuat kemajuan besar," imbuhnya.
Maarten Paes mengatakan bahwa dirinya lebih berkembang soal kekuatan lomatan dan teknik baru menjaga gawang.
Maarten Paes Punya Saingan Baru di Timnas Indonesia
Sementara itu, Maarten Paes punya saingan sepadan di timnas Indonesia dalam diri Emil Audero.
Emil Audero mencuri perhatian berkat performa solidnya di Palermo, dengan beberapa clean sheet yang menjadikannya kandidat kiper utama.
Pengalamannya di Juventus dan Inter Milan juga menjadi nilai tambah.
Akan tetapi, kiper kelahiran Lombok harus beradaptasi di timnas Indonesia.
Meski begitu, dengan perbedaan usia yang hanya satu tahun saja, Emil Audero lebih dulu mengecap penampilan di level profesional ketimbang Maarten Paes.
Hal ini terlihat dari jumlah pertandingan yang dimainkan keduanya, di mana Emil Audero unggul lebih dari 100 penampilan ketimbang Maarten Paes.
Nah, untuk bermain di timnas Indonesia tentu keputusannya kini ada di tangan Patrick Kluivert lebih percaya kepada Emil Audero atau Maarten Paes.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Dipandang Remeh, Rafael Struick: Kami Buktikan Bisa Raih 3 Poin
-
Maarten Paes dan Emil Audero Wajib Waspada 2 Pemain Ganas Timnas Australia Ini, Bisa Bikin Malu
-
Emil Audero Menghilang Jelang Lawan Australia, Suporter Panik
-
Psywar Pelatih Australia ke Timnas Indonesia: Peluang di Tangan Kita
-
Justin Hubner 'Naik Pangkat' di Wolves Jelang Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Hector Souto Ungkap Alasan Panggil Nama-nama Baru untuk Piala AFF Futsal 2026
-
Bantai MU, Umuh Muchtar Minta Persib Langsung Fokus Hadapi Persebaya Surabaya
-
3 Kerugian Emil Audero jika Gabung Juventus, Lebih Baik Bertahan di Cremonese
-
Alasan Tim Laskar Kalinyamat Rekrut Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong, Kiper Persijap Naik Level
-
3 Keuntungan Juventus jika Merekrut Kiper Timnas Indonesia Emil Audero
-
Daijiro Cirinho, Pemain Keturunan Indonesia di Klub Milik Cristiano Ronaldo
-
Frenkie de Jong Cedera Hamstring, Harus Absen 6 Minggu
-
Rincian Sanksi AFC Ke PSSI Akibat Pelanggaran Prosedur Pertandingan Melawan Timnas Mali
-
Bisa Ditinggal Timnas Indonesia, Malaysia Was-was Menanti Sanksi
-
Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Lupa Caranya Cetak Gol