Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, memberikan respons unik ketika diminta berjanji untuk bermain bersih dalam laga melawan Bahrain di Matchday ke-8 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Pemain berusia 21 tahun ini menolak memberikan janji tersebut, yang kemudian mengundang beragam reaksi dari pendukung sepak bola nasional.
Sebagai salah satu dari 29 pemain yang dipanggil oleh pelatih Patrick Kluivert, Justin Hubner tetap bergabung dengan skuad Garuda meski harus absen dalam laga melawan Australia pada Kamis (20/3).
Absennya Justin Hubner di laga kontra Australia disebabkan oleh sanksi akumulasi kartu setelah menerima dua kartu kuning dalam pertandingan melawan Arab Saudi pada November lalu.
Meski demikian, Justin Hubner dipastikan bisa bermain melawan Bahrain pada Selasa (25/3), yang menjadi pertandingan penting bagi Indonesia dalam upaya lolos ke fase selanjutnya.
Kehadiran Justin Hubner dalam skuad Timnas Indonesia menarik perhatian para pendukung.
Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah ketika seorang suporter di Australia bertanya kepada Hubner apakah ia bersedia berjanji untuk tidak bermain kasar atau menendang pemain lawan saat menghadapi Bahrain.
Momen tersebut terekam dalam video singkat yang diunggah oleh akun Instagram @jqh.25.
Dalam video tersebut, suporter bertanya, "Apakah Anda mau berjanji tidak akan menendang siapa pun dari mereka (Bahrain)?" Alih-alih menyanggupi permintaan tersebut, Hubner dengan santai menjawab, "Saya tidak bisa janji, saya tidak bisa janji," sembari tertawa.
Baca Juga: Heboh Lionel Messi Cetak Gol Indah di Atlanta United vs Inter Miami
Jawaban Justin Hubner tersebut pun memicu tawa dari netizen yang menyaksikan video itu.
Banyak yang menganggap bahwa gaya bermain lugas Hubner memang menjadi ciri khasnya yang sulit diubah.
Sebagai bek, Justin Hubner dikenal memiliki karakter permainan yang agresif dan tak ragu melakukan duel fisik, bahkan melawan lawan yang lebih besar dan lebih tua.
Gaya bermainnya yang keras ini sering kali memberikan keuntungan bagi pertahanan Timnas Indonesia, tetapi di sisi lain, membuatnya sering menerima hukuman dari wasit.
Dalam 12 pertandingan bersama Timnas Indonesia senior, Hubner telah mengoleksi empat kartu kuning dan satu kartu merah.
Bahkan saat bermain untuk Timnas Indonesia U-23, ia juga sering mendapatkan kartu, dengan total tiga kartu kuning dari hanya lima pertandingan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia