Suara.com - Komposisi pemain depan Timnas Indonesia jadi hal yang dibicarakan jelang pertandingan menghadapi Australia.
Patrick Kluivert yang dikenal mengusung sepak bola menyerang memiliki beberapa opsi pemain di lini depan sehingga pilihan komposisi pemainnya sangat dinantikan.
Menilik pemain-pemain yang dipanggil ke skuad Garuda, nama-nama andalan di era Shin Tae-yong masih mendapat kepercayaan ditambah pemain-pemain baru.
Menghadapi Australia di kandangnya, komposisi pemain lini depan Timnas Indonesia diharapkan bisa dihuni pemain-pemain terbaik.
Berangkat dari sana, Suara.com memprediksi Patrick Kluivert akan mengusung formasi 3-4-3 dengan menempatkan tiga pemain di lini depan.
Di sektor penyerang tengah, Ole Romeny diprediksi bakal menjadi pilihan utama dari Kluivert.
Kualitasnya yang sudah terbukti di atas rata-rata penyerang lain Timnas Indonesia, ditambah kebugarannya yang terjaga karena konsisten bermain di Oxford United.
Sebagai pendampingnya di sektor winger kiri, Dean James besar kemungkinan akan langsung ditunjuk sebagai starter untuk bisa memberi efek kejut kepada Australia.
Dean James sendiri merupakan pemain baru dan belum pernah bermain. Kehadirannya sejak awal laga bisa membuat Australia kurang siap dalam mengantisipasi pergerakannya.
Baca Juga: Head to Head Patrick Kluivert vs Tony Popovic, Siapa Unggul?
Sementara untuk sektor winger kanan, Marselino Ferdinan justru Suara.com prediksi akan menjadi pilihan utama dari Kluivert.
Alasan memilih Marselino tidak terlepas dari fleksibilitas permainan yang dimiliki oleh eks Persebaya Surabaya itu.
Marselino sudah sering mengemban peran free role di era Shin Tae-yong sehingga posisinya sebagai winger kanan hanya akan menjadi formalitas di atas kertas.
Dengan demikian, pergerakan Marselino akan lebih bebas dan besar kemungkinan bisa menopang Ole Romeny di belakangnya.
Dalam praktiknya ketika Marselino mulai bergerak bebas, formasi bermain juga bisa ikut berubah menjadi 3-5-2 atau 4-4-2.
Perubahan ini memungkinkan Dean James yang awalnya beroperasi sebagai winger kiri, bisa digeser menjadi gelandang sayap kiri.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Media Inggris: Timnas Indonesia Kalah 0-2 dari Australia
-
Ole Romeny Jelang Timnas Indonesia vs Australia: Semua Sudah Jelas
-
Ole Romeny Pilihan Utama, Septian Bagaskara Opsi Jika Buntu
-
Media Australia: Pemain Naturalisasi Ancam Patriotisme Timnas Indonesia
-
Pemain Keturunan Semarang Sosok di Balik Keputusan Emil Audero Mau Bela Timnas Indonesia, Siapa?
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya