Jika dibandingkan dengan Pastoor, karier kepelatihan Goran Lackovic nyaris tidak ada, tetapi bukan berarti tidak pernah.
Goran Lackovic pernah menjadi asisten pelatih di AS Monaco pada 2020 yang lalu hingga 2022, sebelum itu ia lebih dulu menukangi Timnas Kroasia.
Tepatnya medio 2013 hingga 2015, Goran Lackovic pun menjadi salah satu asisten pelatih Nico Kovac di Piala Dunia 2014 Brasil.
Sebelum bergabung dengan Bahrain pada Februari 2024, pengalamannya terkesan sedikit, tetapi capaian yang didapat sangat prestisius.
Adapun Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan atas Bahrain. Apabila tim Garuda hanya bisa meraup hasil imbang melawan Bahrain, artinya kedua tim hanya akan mendapatkan satu poin. Sehingga, Indonesia dan Bahrain akan sama-sama mengantongi tujuh poin.
Situasi ini sebetulnya tidak akan mengubah banyak peringkat di Grup C. Tentu saja, dengan saat yang bersamaan, Indonesia dan Bahrain harus menanti hasil pertandingan antara China melawan Australia.
Apabila China kalah maupun imbang melawan Australia, maka posisi antarkontestan di Grup C dipastikan tidak mengalami perubahan. Akan tetapi, perjuangan skuad Garuda bisa semakin sulit.
Pasalnya, pada laga terakhir akan melawan China dan Jepang. Jika bersikap realistis, sulit bagi Timnas Indonesia untuk mengamankan dua kemenangan dari laga ini.
Baca Juga: Jelang Lawan Bahrain, Erick Thohir Tiba-tiba Sampaikan Kalimat Manis untuk Presiden FIFA
Kesempatan Timnas Indonesia untuk bisa melaju ke Piala Dunia 2026 Zona Asia tampaknya bisa tertutup apabila nantinya harus menelan kekalahan melawan Bahrain. Sebab, situasinya bakal semakin rentan.
Kekalahan melawan Bahrain berarti menggeser posisi Timnas Indonesia ke peringkat kelima klasemen. Andai saja pada laga lainnya China bisa menang, atau minimal, menahan imbang Australia, maka Indonesia dipastikan berada di dasar klasemen.
Dengan kondisi semacam ini, sulit bagi Timnas Indonesia untuk mengakhiri persaingan di peringkat ketiga atau keempat. Sebab, pada laga terakhir, mereka akan melawan China dan Jepang.
Kemenangan melawan China saja hanya bisa membuat posisi Indonesia naik ke peringkat kelima. Artinya, jika kalah dari Bahrain, Timnas Indonesia bisa menyampaikan selamat jumpa pada Piala Dunia 2026.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Jelang Lawan Bahrain, Erick Thohir Tiba-tiba Sampaikan Kalimat Manis untuk Presiden FIFA
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Bahrain Punya Catatan Wangi dalam Laga Tandang
-
Mees Hilgers Absen saat Timnas Indonesia Jamu Bahrain, Siapa Penggantinya?
-
3 Alasan Pertandingan Timnas Indonesia vs Bahrain Sebaiknya Diserahkan kepada Alex Pastoor
-
Verdonk Sebut Indonesia Wajib Berbenah, 4 Poin Penting Jelang Lawan Bahrain
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Profil Israr Megantara, Anak Tambun yang Hancurkan Iran
-
King Emyu Minggir Dulu, King Indo Trending! Timnas Futsal Indonesia Hajar Iran
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?