- Kebakaran hebat melanda Jalan Kamal Raya, Jakarta Barat pada Rabu (18/3/2026), menghanguskan sepuluh lapak dan tujuh warung.
- Awal mula api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di sebuah gudang penyimpanan palet kayu di area tersebut.
- Insiden ini berdampak pada 20 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal dan usaha, meskipun tidak ada korban jiwa.
Suara.com - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan tempat usaha di Jalan Kamal Raya, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (18/3/2026).
Insiden yang menghanguskan belasan bangunan tersebut tepatnya terjadi di wilayah RT 12/RW 03.
“Jumlah objek yang terbakar ada 10 lapak dan 7 warung,” ujar Kepala Seksi Operasional Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Ahmad Syaiful.
Berdasarkan pendataan petugas di lapangan, luas area yang terdampak amukan si jago merah diperkirakan mencapai 4.180 meter persegi.
Titik mula kebakaran sendiri berawal dari sebuah gudang palet kayu yang berada di area tersebut, yang menurut keterangan warga menyimpan barang-barang mudah terbakar.
“Dugaan penyebab sementara karena korsleting listrik,” lanjut Syaiful.
Embusan angin yang cukup kencang di lokasi jadi pemicu meluasnya titik kebakaran hingga merembet ke belasan bangunan lain.
Selain gudang palet kayu, deretan bangunan lain yang terdampak di antaranya seperti warung kopi, warung makan, toko kelontong, bengkel bubut, hingga satu unit rumah tinggal.
Sebanyak 20 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan harus kehilangan tempat tinggal dan tempat usaha akibat musibah ini.
Baca Juga: Kisah Haru Perantau Asal Madura: Gaji Tak Dibayar, Tetap Berjuang Mudik demi Keluarga
Beruntung, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka ringan dan luka berat dalam peristiwa tersebut.
Menurut kesaksian warga juga, sebagian besar bangunan yang terbakar memang sudah kosong karena ditinggal penghuninya pulang ke kampung halaman.
Hingga saat ini, total taksiran kerugian materiil yang diderita para korban masih dalam proses investigasi lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar
-
Komisi C DPRD DKI: Terminal Kalideres Harus Renovasi Total demi Kenyamanan Pemudik
-
Kisah Haru Perantau Asal Madura: Gaji Tak Dibayar, Tetap Berjuang Mudik demi Keluarga
-
Cerita Unik Pemudik di Terminal Kalideres: Pengalaman Pertama hingga Tradisi Tahunan
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
Terkini
-
Komisi III DPR Tekankan Sinergi Polri-TNI Tangani Kasus Andrie Yunus Sesuai KUHAP Baru
-
Tok! Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Angin Kencang Picu Api Mengganas, Deretan Lapak di Kalideres Ludes Terbakar
-
Kapan Lebaran 2026? Arab Saudi Ajak Umat Muslim Pantau Hilal Pakai Teropong atau Mata Telanjang
-
Masyarakat Tetap Bisa Akses Layanan Informasi KPK saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran
-
AS dan Israel Dinilai Kewalahan Hadapi Iran, Pengamat Senior Ungkap Faktor Kunci Kekuatan
-
Posko Pengaduan Kasus Penyiraman Air Keras, Disebut Jadi Langkah Proaktif Polri
-
Spesifikasi GBU-72 Bom Bawah Tanah Amerika Serikat Jadi Senjata Kunci Perang Lawan Iran
-
Identitas 4 Anggota BAIS TNI Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Ada Kapten
-
PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik, Antisipasi Lonjakan Mobil Listrik