Suara.com - Kiper Bahrain, Ebrahim Lutfalla dibanggakan oleh Dragan Talajic ketika konferensi pers.
Ebrahim Lutfalla menemani Dragan Talajic saat konferensi pers jelang timnas Indonesia vs Bahrain.
Dalam momen tersebut, juru latih asal Kroasia itu sesumbar menyebutkan kiper Bahrain yang bernama Ebrahim Lutfalla menjadi penjaga gawang terbaik di Asia.
"Mohon, sebelum saya akhiri, bertanyalah sesuatu kepada kiper saya ini," ujar Dragan Talajic kepada awak media.
"Dia adalah salah satu kiper terbaik di Asia saat ini, bertanyalah apa pun kepada dia," lanjutnya.
Meski begitu, tidak ada pertanyaan ke kiper Bahrain dan Dragan Talajic mengakhiri sesi tanya jawab itu.
Dibanggakan sebagai kiper terbaik di Asia, ternyata Ebrahim Lutfalla kalah telak jika dibandingkan penjawa gawang timnas Indonesia.
Melansir dari Transfermarkt, Ebrahim Lutfalla yang berusia 32 tahun memiliki harga pasar Rp5,65 miliar.
Nilai pasar itu yang paling tinggi dalam kariernya sejauh ini.
Baca Juga: 2 Faktor Krusial Bisa Bantu Timnas Indonesia Libas Bahrain
Adapun Ebrahim Lutfalla memang sudah menjadi andalan Bahrain karena sudah tampil dalam 30 pertandingan.
Ebrahim Lutfalla melakukan debutnya bersama Bahrain sejak 6 Februari 2013 silam.
Nah, meski dibanggakan sebagai kiper terbaik Asia, Ebrahim Lutfalla kalah telak dari nilai pasar jika dibandingkan penggawa timnas Indonesia.
Di skuad Garuda, ada empat kiper yang dipanggil Patrick Kluivert.
Emil Audero merupakan yang memiliki nilai pasar termahal yaitu Rp86,91 miliar.
Disusul oleh Maarten Paes yang punya nilai pasar Rp31,29 miliar.
Berita Terkait
-
Bukan Merah Putih, Ini Warna Jersey Timnas Indonesia vs Bahrain
-
5 Kesalahan Timnas Indonesia yang Tidak Boleh Terulang saat Lawan Bahrain
-
Banyak Pemain Keturunan Indonesia, Erick Thohir: Dulu Timnas Indonesia Dibela Pemain Afrika
-
Timnas Indonesia vs Bahrain: Patrick Kluivert Disebut Media Vietnam Tak Profesional
-
2 Pemain yang Diprediksi Jadi Kunci Timnas Indonesia Kalahkan Bahrain
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan