Suara.com - Timnas Indonesia sukses meraih kemenangan 1-0 atas Bahrain dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (25/3).
Gol tunggal kemenangan tim Merah Putih dicetak oleh Ole Romeny setelah memanfaatkan asisst cantik dari rekannya di Oxford United, Marselino Ferdinan.
Kemenengan ini menghidupkan asa Timnas Indonesia untuk bisa meraih tiket di Piala Dunia 2026. Saat ini anak asuh Patrick Kluivert berada di peringkat ke-4 klasemen grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia berhasil mencetak 8 gol namun kebobolan 14 kali, mencatatkan selisih gol -6. Hasil-hasil yang kurang konsisten menjadi tantangan bagi Indonesia untuk kembali meraih kemenangan dan memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Capaian Timnas Indonesia yang ditunjukkan dalam beberapa tahun terakhir ini menurut ketum PSSI, Erick Thohir bukan hal yang memuaskan. Erick mengatakan kepada media Belanda, NOS, sebagai bangsa besar Indonesia layak untuk tampil di panggung Piala Dunia.
"Kami ingin Indonesia masuk dalam 50 besar peringkat dunia FIFA pada tahun 2045. Namun itu tidak mudah, kami adalah negara besar dengan 17ribu pulau dan 280 juta penduduk. Itu jadi tantangan tersendiri," kata Erick Thohir.
Erick Thohir pun mengambil contoh Jepang sebagai salah satu kekuatan sepak bola dunia, tidak hanya di Asia. Jepang kata Erick Thohir membutuhkan waktu 20 tahun agar sepak bolanya seperti sekarang.
"Jika kita ambil contoh Jepang, mereka butuh waktu 20 tahun untuk mengembangkan sepak bola mereka. Sekarang mereka bahkan masuk dalam 15 besar. Itulah mengapa saya pikir kita butuh sekitar 20 tahun lagi untuk mengembangkan sepak bola kita ke arah itu," jelasnya.
Erick Thohir Soal Pemain Naturalisasi
Baca Juga: 5 Calon Rival Timnas Indonesia Jika Lanjut ke Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
Ketua umum PSSI Erick Thohir buka suara perihal banyaknya pemain Belanda yang membela Timnas Indonesia. Menurut Erick Thohir, sejak dulu cukup banyak pemain asing yang dinaturalisasi di Timnas Indonesia.
Erick Thohir menyebut bahwa dulu pemain dari negara Afrika dan Brasil juga dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia. Namun saat ini strategi naturalisasi diubah.
"Dulu, pemain dari negara Afrika dan Brasil terkadang dinaturalisasi dan ikut membela Timnas Indonesia. Kami berterima kasih kepada para pemain tersebut, tetapi saat ini strategi itu berubah," kata Erick Thohir kepada media Belanda, NOS, Selasa (25/3).
"Saat ini kami mencari pemain yang juga memiliki ikatan emosional dengan Indonesia, melalui keluarga mereka," sambungnya.
Ditegaskan oleh Erick Thohir, PSSI ingin memanfaatkan keberadaan diaspora Indonesia di seluruh dunia. Kebijakan naturalisasi ini kata Erick Thohir di sisi lain juga akan berguna untuk pemain lokal Indonesia.
"Kami ingin memanfaatkan diaspora kami. Para pemain lokal yang tumbuh di Indonesia, dapat belajar dari mereka dan pada saat yang sama, para pemain dapat bergabung membela Timnas Indonesia, mewujudkan impian sepak bola mereka," jelas Erick Thohir.
Berita Terkait
-
5 Calon Rival Timnas Indonesia Jika Lanjut ke Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Senyum Penuh Makna Jay Idzes Saat Ditanya Pindah ke Inter Milan
-
2 Pemain Timnas Indonesia yang Dipastikan Absen Lawan China
-
Nyusahin Pratama Arhan? Ragam Kontroversi Andre Rosiade, Kini Sindir Pemain Timnas Pura-pura Cedera
-
Momen Pelatih Timnas Bahrain Geleng-geleng Melihat Fanatisme Suporter Timnas Indonesia
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Membedah Teknologi di Balik Jersey Anyar Timnas Indonesia, 2 Fitur Jadi Kuncian
-
Dibantai 3-0, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid
-
Mikel Arteta Ingin Arsenal Main Lebih Efektif saat Jamu Bayer Leverkusen
-
Dorong Ball Boy, Pemain Chelsea Terancam Sanksi UEFA
-
Graham Potter Perpanjang Kontrak Bersama Timnas Swedia Hingga 2030
-
Menang Telak di Leg Pertama, PSG Tak Main Aman Lawan Chelsea di Stamford Bridge
-
Calvin Verdonk Tak Dimainkan, Lille Kalah Tipis dari Aston Villa
-
Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati