Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Jairo Riedewald bakal bernasib buruk setelah akhir musim 2024/2025. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Riedewald tak akan diperpanjang kontraknya oleh klub Antwerp FC.
Melansir dari laporan voetbalnieuws.be, klub Belgia itu sepertinya enggan untuk memperpanjang kontrak pemain berusia 28 tahun tersebut.
Royal Antwerp merekrut eks pemain Ajax itu dengan status bebas transfer musim panas tahun lalu. Pemain keturunan Indonesia itu hanya disodorkan kontrak selama semusim dengan opsi perpanjangan di akhir musim.
Namun menurut media Belgia itu, manajemen Antwerp FC kecewa dengan kondisi dan perfomance Jairo Riedewald.
"Cedera dan penampilan mengecewakan Jairo Riedewald tidak bisa meyakinkan manajemen klub dan meskipun klub punya opsi perpanjangan kontrak tampaknya hal itu tidak akan dilakukan," tulis media Belgia itu seperti dilansir Suara.com, Kamis (27/3).
Perjalanan karier Jairo Riedewald memang bak roller coaster. Ia sempat digadang-gadang sebagai salah satu wonderkid terbaik Ajax dan Belanda.
Bahkan sejumlah pihak di Belanda saat itu menyandingkan gaya main Jairo Riedewald dengan legenda Orange, Frank Rijkaard.
"Anda tidak sering melihat begitu banyak fleksibilitas, keanggunan dan teknik pada sosok seperti dia (Jairo Riedewald)," ungkap jurnalis Belanda, Henk Spaan di Het Parool.
Namun seiring usianya yang bertambah, karier Riedewald tak juga beranjak. Tujuh tahun lalu, Marc Overmars mendepaknya dari Ajax ke Crytal Palace dengan harga 9 juta Euro dan musim panas lalu direkrut gratis oleh Antwerp FC.
Baca Juga: Mualaf! Ayah Pemain Keturunan Indonesia Ini Ucap Dua Kalimat Syahadat di Jakarta
Di awal kedatangannya, pelatih Antwerp FC, Jonas De Roeck sempat menaruh harapan besar kepada Riedewald. Ia berharap si pemain bisa mencapai permainan level tertinggi untuk klub.
"Jairo adalah seorang profesional sejati. Ia tahu apa yang dibutuhkan untuk tampil di level tertinggi. Dengan pengalaman dan serba bisanya di lapangan, ia dapat mengajari kami banyak hal," kata De Roeck.
De Roeck menilai bahwa Jairo Riedewald berfungsi dengan baik saat ia ditempatkan sebagai gelandang tengah yang merupakan posisi terbaiknya karena punya keunggulan fisik dan visi membaca permainan.
Faktanya selama di Antwerp FC, Jairo Riedewald bermain 62 persen atau 561 menit dari total waktu bermainnya 902 menit secara efektif saat bermain sebagai gelandang bertahan.
Sayangnya pada awal September 2024, Riedewald mengalami cedera hamstring dan membuatnya absen hingga Desember. Selain itu, ia juga sempat mendapat sanksi dari Komdis PSSI-nya Belgia akibat tindakan melanggar fair play.
Kabar Naturalisasi Jairo Riedewald
Berita Terkait
-
Mualaf! Ayah Pemain Keturunan Indonesia Ini Ucap Dua Kalimat Syahadat di Jakarta
-
Pemain Keturunan Indonesia Jairo Riedewald Buka Suara: Itu Topik yang Sensitif Kawan!
-
Pemain Keturunan Indonesia Julian Oerip Dinaturalisasi? Alex Pastoor Jadi Faktor Kunci
-
Tak Dapatkan Kartu Meski Bermain Keras, Sejatinya Sebuah Hal yang Biasa bagi Justin Hubner
-
Dirumorkan Jadi Target PSSI, Pemain Keturunan Indonesia Julian Oerip Buka Suara Soal Ini
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas