Suara.com - Gempa dengan kekuatan 7,7 magnitudo mengguncang dua negara Myanmar dan Thailand. Pusat gempa diketahui berada di wilayah Sagaing, Myanmar, pada Jumat (28/3) waktu setempat.
Akibat gempa Myanmar-Thailand dilaporkan saat ini ada 25 korbn tewas di Myanmar dan satu orang di Thailand. Sementara ada 43 lainnya dilaporan hilang.
43 orang yang hilang itu dilaporkan setelah sebuah gedung pencakar langit di Bangkok runtuh akibat gempa besar tersebut.
Di Thailand, sejumlah pemain Indonesi berkarier di sana. Salah satunya ialah Prataham Arhan yang bermain di klub yang berbasis di Bangkok, True Bangkok United.
Pihak klub True Bangkok United lewat akun sosial media Facebook mereka unggah pernyataan terkait gempa ini.
Klub True Bangkok United dalam informasi resminya hanya memmberikan peringatana kepada pendukung dan semua orang di Thailand untuk menjauh dari gedung atau bangunan lainnya pasca gempa 7.7 magnitudo tersebut.
"Kami harap hat-hati terhadap gempa susulan lagi! Semua orang diminta untuk tinggal di ruang terbuka dan hindari tinggal di dalam bangunan untuk alasan keamanan," tulis pernyataa pihak klub seperti dikutip Suara.com
Pihak klub belum memberikan pernyataan resmi lagi terkait kondisi para pemainnya, termasuk Pratama Arhan.
Baca Juga: Gedung Pencakar Langit di Bangkok Runtuh Akibat Gempa, 43 Pekerja Terjebak Reruntuhan
Akun Instagram Pratama Arhan pun belum unggah kondisi dirinya pasca gempa Myanmar-Thailand.
Bek kiri timnas Indonesia, Pratama Arhan resmi dilepas oleh klub Korea Selatan, Suwon FC usai kontraknya habis pada Januari 2025.
Suwon FC mengumumkan melepaskan Arhan via Instagram resmi klub. Bukan hanya pemain timnas Indonesia saja yang kontraknya tak diperpanjang, tapi juga beberapa nama lain dilepas.
"Selamat tinggal Arhan meninggalkan Suwon FC. Klub tidak akan melupakan dedikasi dari pemain di dalam dan luar lapangan. Terima kasih," tulis pengumuman klub.
Ia pun pindah ke Thailand. Pindah ke klub Liga Thailand, Bangkok United menjadi keputusan tepat bagi Pratama Arhan.
Setelah kesulitan di Jepang dan Korea, ia akhirnya mendapat kesempatan bermain di Liga Thailand.
Berita Terkait
-
Gedung Pencakar Langit di Bangkok Runtuh Akibat Gempa, 43 Pekerja Terjebak Reruntuhan
-
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Myanmar dan Thailand, Gedung Tinggi Bergetar Hebat
-
Perdana Bikin Konten Bareng Azizah Salsha di TikToknya, Sikap Pratama Arhan Digunjing
-
Klarifikasi Rumah Sakit usai Andre Rosiade Tuding Pemain Timnas Pura-pura Cedera
-
Kevin Diks Mampu Lakukan Lemparan Jauh, Posisi Pratama Arhan Kian Terancam?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan
-
Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
-
Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari
-
OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!
-
CIMB Niaga Catat Kredit Tumbuh 6,6% Jadi Rp247,2 Triliun di Semester I 2026
-
Ortuseight Playday Hadir di 6 Kota, Dorong Pembinaan Futsal Pelajar
-
Kuliner Wisata Kemiren Meluapkan Limbah Sapi Biogas Desa
-
Kenaikan Saham FAST Tidak Wajar, BEI Ambil Tindakan