Suara.com - Venezia kembali menelan hasil pahit setelah kalah tipis 0-1 dari Bologna dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-30 yang berlangsung di Stadion Pier Luigi Penzo, Sabtu (29/3). Kekalahan ini semakin memperpanjang catatan buruk tim yang belum meraih kemenangan dalam 14 laga terakhir.
Terakhir kali Venezia merasakan kemenangan terjadi pada 22 Desember 2024 saat menundukkan Cagliari. Sejak saat itu, tim asuhan Eusebio Di Francesco terus kesulitan keluar dari performa buruk yang membuat mereka terperosok ke zona degradasi.
Dalam laga ini, Jay Idzes kembali dipercaya tampil sejak menit pertama setelah kembali dari tugas internasional bersama Timnas Indonesia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kehadirannya di lini pertahanan diharapkan mampu memberikan stabilitas bagi Venezia yang sedang berjuang menghindari jurang degradasi.
Namun, meskipun tampil di hadapan pendukung sendiri, Venezia justru lebih banyak mendapat tekanan. Bologna tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 65 persen sepanjang babak pertama, membuat tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan.
Jay Idzes sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk membawa Venezia unggul. Pada menit ke-41, sundulannya nyaris mengoyak gawang Bologna. Sayangnya, bola masih melenceng tipis dari sasaran, sehingga peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Momentum yang dinantikan Venezia tak kunjung datang. Justru Bologna yang berhasil mencetak gol pada awal babak kedua melalui aksi Riccardo Orsolini. Gol ini menjadi pukulan telak bagi tuan rumah yang semakin sulit bangkit dari tekanan.
Hingga peluit akhir dibunyikan, Venezia gagal menyamakan kedudukan. Hasil ini membuat mereka tetap terjebak di peringkat ke-19 dengan koleksi 23 poin. Situasi ini semakin mengancam peluang mereka bertahan di Serie A jika tak segera menemukan solusi.
Di sisi lain, Bologna semakin kokoh di peringkat keempat klasemen sementara dengan 56 poin dari 30 pertandingan. Kemenangan ini memperbesar peluang mereka untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Dengan kompetisi yang semakin mendekati akhir musim, Venezia harus segera menemukan cara untuk bangkit jika ingin tetap bersaing di kasta tertinggi sepak bola Italia. Laga-laga berikutnya akan menjadi ujian berat bagi Jay Idzes dan rekan-rekannya dalam perjuangan menghindari degradasi.
Baca Juga: Ole Romeny Ngebet Bisa Bahasa Indonesia: Ingin Menunjukkan Rasa Hormat
Venezia FC: Klub Bersejarah dengan Sentuhan Modern
Venezia FC, atau Venezia Football Club, adalah klub sepak bola profesional yang berbasis di Venesia, Italia. Klub ini memiliki sejarah panjang dan berliku, dengan pasang surut prestasi yang mewarnai perjalanan mereka. Saat ini, Venezia FC berkompetisi di Serie B Liga Italia.
Sejarah Panjang dan Berliku
Didirikan pada tahun 1907 dengan nama Venezia Foot Ball Club, klub ini telah mengalami beberapa kali perubahan nama dan kepemilikan. Prestasi terbaik mereka adalah meraih gelar juara Coppa Italia pada musim 1940-1941. Setelah itu, mereka sempat mencicipi ketatnya persaingan di Serie A, kasta tertinggi Liga Italia.
Namun, seperti klub-klub lainnya, Venezia FC juga mengalami masa-masa sulit. Mereka sempat terdegradasi ke divisi yang lebih rendah dan mengalami masalah finansial. Namun, dengan semangat pantang menyerah, mereka berhasil bangkit dan kembali ke Serie B.
Stadion Pier Luigi Penzo: Ikon Kota Venesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular