Suara.com - Situasi kurang enak tengah dihadapi oleh bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers. Ia yang sempat alami cedera di laga melawan Australia kini jadi sorotan pasalnya Hilgers sempat dituding berpura-pura cedera.
Bek FC Twente itu kemudian tampi penuh 90 menit saat lakoni laga derby melawan Heracles, kemarin 30 Maret 2025. Di laga itu, FC Twente menyerah 1-2 dari tim tuan rumah.
Di tengah kontroversi soal cederanya hingga absen di laga melawan Bahrain, Hilgers juga alami situasi cukup pelik.
Nilai pasar Mees Hilgers dilaporkan terus mengalami penurunan sepanjang Maret 2025. Padahal di awal tahun, nilai pasarnya menguat di bursa transfer.
Mengutip dari laporan twentefans.nl, Minggu (31/3), nilai pasar Hilgers sekitar Oktober 2024 hingga akhir tahun berada di puncaknya mencapai angka 10 juta euro.
Nilai pasar Hilgers kemudian mengalami koreksi di akhir Desember 2024. Dari 10 juta euro berkurang 1 juta euro menjadi 9 juta euro.
Malah di Maret 2025, nilai pasar Hilgers berkurang 2 juta euro. Kini nilai Hilgers hanya berkisar di angka 7 juta euro atau setara dengan Rp126 miliar.
Kontroversi Cedera Mees Hilgers
Cederanya bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers berbuntut panjang. Muncul rumor tak sedap terkait cederanya pemain FC Twente itu.
Baca Juga: Potret Denny Landzaat Salam-salaman di Gereja Saat Lebaran 2025
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Mees Hilgers tidak mengalami cedera parah seperti yang dikabarkan sebelumnya.
Menurut laporan De Telegraaf, cedera Hilgers di bagian pangkal paha tidak separah seperti yang diprediksi sebelumnya.
"Cedera yang dialami bek tengah karena masalah di pangkal paha, tidak separah seperti yang diperkirakan sebelumnya dan ia kini telah berlatih sendiri di klubnya," tulis laporan media Belanda tersebut seperti dilansir Suara.com, Rabu (26/3).
"Namun kondisi Hilgers akan dipantau setiap harinya, setelah itu pihak klub akan mengambil keputusan akhir soal ketersediannya di laga akhir pekan,"
Cederanya bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers berbuntut panjang. Muncul rumor tak sedap terkait cederanya pemain FC Twente itu.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Mees Hilgers tidak mengalami cedera parah seperti yang dikabarkan sebelumnya.
Berita Terkait
-
Potret Denny Landzaat Salam-salaman di Gereja Saat Lebaran 2025
-
Publik Belanda Mulai Gerah dengan Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Media Belanda: Timnas Indonesia Dapat Amunisi Tambahan, Tristan Gooijer
-
PSSI Rayu Tristan Gooijer Mau Dinaturalisasi Perkuat Timnas Indonesia
-
Media Jepang: Gila! Timnas Indonesia Bak Tim Lapis Kedua Belanda
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard