Suara.com - Insiden terjadi di babak perempat final Piala Turki pada pertandingan Fenerbache vs Galatasaray, Kamis (3/4) dinihari WIB. Pelatih Fenerbache, Jose Mourinho terlibat insiden dengan bos Galatasaray, Okan Buruk.
Pertandingan Fenerbache vs Galatasaray di Stadion Sukru Saracoglu berakhir untuk kekalahan tim tuan rumah 1-2. Galatasary memimpin lebih dulu lewat gol Victor Osimhen pada menit ke-10.
Osimhen kembali menggandakan skor di menit ke-27 lewat eksekusi penalti. Tuan rumah baru bisa mencetak gol di masa injury time babak pertama lewat aksi Sebastian Szymaski.
Tensi pertandingan sangat panas. Wasit harus mengeluarkan tiga kartu merah, dua untuk pemain Galatasaray (Kerem Demirbay dan Bar Alper Yilmaz), satu lagi untuk gelandang Fenerbache, Mert Hakan Yandas.
Selain itu wasit juga mengeluarkan 9 kartu kuning untuk pemain kedua tim. Tensi semakin memanas setelah tiga kartu merah yang keluar di menit akhir pertandingan.
Menurut laporan ESPN, perkelahian massal antar pemain tidak terhindarkan usai pertandingan. Di tengah situasi kacau itu, Jose Mourinho terekam kamera menjepit hidung pelatih Galatasaray, Okan Buruk.
Okan Buruk yang mendapat perlakuan dari Jose Mourinho ini langsung terjatuh sambil memegang wajahnya.
"Dia meremas hidung saya dari belakang saat saya sedang berjalan. Ada sedikit goresan. Tentu saja, itu bukan tindakan baik dan berkelas," kata Okan Buruk.
"Saya tidak bereaksi berlebihan. Tetapi jelas itu bukan tindakan berkelas," sambungnya.
Baca Juga: Tolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Bakal Setim dengan Cristiano Ronaldo
Aksi yang ditunjukkan oleh Jose Mourinho juga mendapat kecaman dari Wakil presiden Galatasaray Metin Ozturk. Menurutnya itu adalah bentuk serangan kepada Okan Buruk.
"Insiden terbaru ini bukan hanya serangan terhada pelatih kami tetapi juga kepada sepak bola Turki. Saya tidak tahu dari mana dia mendapatkan keberanian untuk melakukan hal itu," ucap Ozturk.
Bukan Tindakan Pertama Jose Mourinho
Jose Mourinho memang dikenal sebagai pelatih kontroversial. Tindakannya terhadap Okan Buruk bukan yang pertama ia lakukan di kariernya.
Pada leg kedua Piala Super Spanyol 2011, Mourinho juga melakukan tindakan yang sama kepada mendiang Tito Vilanova di pertandingan El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona.
Pecah keributan antar pemain dan ofisial pelatih kedua tim di pinggir lapangan. Di tengah situasi panas itu, Jose Mourinho tiba-tiba menjulurkan jarinya ke arah mata Vilanova.
Berita Terkait
-
Tolak Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Ini Bakal Setim dengan Cristiano Ronaldo
-
Here We Go! Cristiano Ronaldo Dirumorkan Reuni dengan Jose Mourinho
-
Akui Tertarik Latih Timnas, Jose Mourinho Ikutan Marah: Kenapa Kalian Sembunyikan Kebenaran?
-
Jose Mourinho Akui Tertarik Latih Timnas, PSSI Bagaimana?
-
Jose Mourinho Kritik Timnas Indonesia: Jika Tak Punya Potensi Spesial, Bermainlah dengan...
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
John Stones Umumkan Hengkang dari Manchester City Akhir Musim Ini
-
Bayern Munich Ikut Bersaing dengan AC Milan untuk Dusan Vlahovic
-
Bayern Munich Siapkan Negosiasi Perpanjangan Kontrak Harry Kane
-
Mohamed Salah Segera Umumkan Klub Baru dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Ipswich Town Gagal Amankan Promosi Otomatis Usai Ditahan Southampton 2-2
-
Penyerang Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Jelang Piala AFF 2026, Siapa Tertajam?
-
Lebih Menantang, AFF Punya Rencana Undang Australia untuk Piala AFF 2026
-
Performa Apik David Da Silva di BRI Super League Musim Ini, Patut Dinaturalisasi?
-
Dony Tri Pamungkas Ogah Ikuti Jejak Egy dan Witan Langsung Abroad ke Eropa
-
Dony Tri Pamungkas Akhirnya Buka Suara Isu Dilirik Klub Raksasa Polandia