Suara.com - Laurin Ulrich jadi sorotan publik sepak bola Indonesia. Ia adalah pemain keturunan Indonesia yang saat ini bermain di Stuttgart II.
Darah Indonesia Ulrich kabarnya didapat dari sang ayah, Sven Trouerbach. Dikutip dari informasi @garudasquad, ayah dari Sven yakni kakek Ulrich lahir di Surabaya, Jawa Timur di era Hindia Belanda.
Lantas siapa Sven Trouerbach? Usut punya usut, Sven ternyata juga mantan pesepak bola. Posisinya ialah striker.
Berbeda dengan sang anak, Sven tercatat bermain di sejumlah klub kecil Jerman. Dikutip dari data Transfermarkt, Sven sempat jadi penyerang di klub 1.FC Heidenheim 1846.
Setelah itu, ayah Laurin Ulrich itu bermain di klub SC Geislingen, 1.FC Pforzheim, SpVgg Au/Iller, hingga Sportfreunde Dorfmerkingen.
Sven Trouerbach terakhir bermain untuk klub SV Waldhausen 1926 dan ia memutuskan pensiun sebagai pemain pada 2010.
Pensiun sebagai pemain, Sven tercatat sempat menjadi pelatih. Salah satu klub yang pernah dilatih ilah TSG Nattheim, kebetulan di klub ini juga Laurin Ulrich pertama menimba ilmu sepak bola.
Catatan Impresif Laurin Ulrich
Pemain berposisi gelandang serang ini cukup potensial untuk musim depan naik ke tim utama VfB Stuttgart.
Baca Juga: Bisa Bela Timnas Indonesia? Laurin Ulrich: Saya Menantikan Tantangan
Musim ini Ulrich masih bermain di tim II VfB Stuttgart. Catatannya sebagai gelandang serang cukup mentereng. Ia mengemas 2 gol dan 5 assist dari 10 pertandingan di musim ini.
Catatan impresif itu tentu jadi pertimbangan pelatih VfB Stuttgart, Sebastian Hoenes untuk mempromosikan Ulrich ke tim utama di musim depan.
Ulrich tidak hanya jadi andalan untuk tim II Stuttgart, ia pun sudah mengemas beberapa caps bersama tim junior Jerman.
Salah satu penampilannya yang cukup menonjol ialah saat membela tim U-17 Jerman. Ulrich mengemas 4 gol dari 15 pertandingan.
Sedangkan di tim U-19 dan U-18 Jerman, pemain kelahiran Heidenheim an der Brenz, Jerman itu sudah mencetak masing-masing 1 gol.
Karier awal Ulrich dimulai saat ia bermain di tim akademi TSG Nattheim Jugend. Setelah itu, Ulrich mendapat ilmu sepak bola di akademi Stuttgart.
Berita Terkait
-
Bisa Bela Timnas Indonesia? Laurin Ulrich: Saya Menantikan Tantangan
-
Kakek Lahir di Surabaya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Diincar Bayern Munich
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Wajah Mirip Ivar Jenner, Pemain Keturunan Surabaya Berpaspor Jerman Tersedia Lawan Jepang dan China
-
Penerus Jay Idzes di Italia! Pemain Keturunan Indonesia Gabung ke Eks Klub Maldini
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Fahri Hamzah Usul Peradilan Etik, Pejabat Bisa Langsung Dipecat Sebelum Terjerat Korupsi
-
Review Serafina Makes Waves: Buku Bergambar Penuh Tawa dan Pelajaran Hidup