Suara.com - Jejak bek Timnas Indonesia, Jay Idzes di Italia sepertinya akan diterukan oleh pemain keturunan Indonesia satu ini.
Salah satu pemain keturunan Indonesia naik kasta, pada Februari 2025 lalu ia resmi dipromosikan ke tim utama klub Serie C Italia, US Triestina.
Pemain itu bernama Markus Pall Ellertsson. Sama seperti Jay Idzes, Ellertsson juga berposisi sebagai pemain belakang.
"AS Triestina Calcio 1918 dengan bangga mengumumkan akuisisi pemain Markus Pall Ellertsson," bunyi pernyataan resmi pihak klub seperti dilansir Suara.com, Rabu (4/4).
Sebelumnya, Ellertsson sempat bermain di tim U-19 Triestina. Ia juga sempat dipinjamkan ke klub Fram Reykjavik.
Di US Triestina, pemain keturunan Indonesia itu mendapatkan kontrak selama tiga tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun.
Yang menarik, Ellertsson ialah saudara laki-laki dari pemain Venezia, klub Jay Idzes, Mikael Egill Ellertsson.
Mikeal sejauh ini bersama Jay Idzes jadi andalan di Venezia. Mikeal telah mengoleksi 29 pertandingan di Serie A Italia dan mencetak 1 gol serta 1 assist.
Pemain Serba Bisa
Baca Juga: Kevin Diks Wajib Siap Mental! Ultras Gladbach Keras Tanpa Kompromi
Markus masih sangat muda, usianya baru 18 tahun. Posisinya jika merujuk pada situs Transfermarkt ialah pemain belakang, namun dua situs lain yakni Eurosport dan Footystats menuliskan Markus bermain sebagai gelandang.
Sementara halaman resmi klub Fram, tempat Markus bermain menuliskan pemain kelahiran 6 Februari 2006 ini sebagai pemain depan.
"Markus dibesarkan di Framari, lahir pada 2006 dan dia adalah penyerang yang sangat menjanjikan," tulis laman resmi klub Fram.
Pada awal tahun ini, Markus mendapat perpanjangan kontrak dari klub Islandia itu. Markus dikontrak hingga 2025.
Sebagai salah satu pemain depan, Markus terbukti punya insting gol mematikan. Salah satu akun Instagram @eyeball.football unggah video saat Markus mampu mencetak 6 gol d 1 pertandingan.
Hebatnya lagi gol-gol itu dicetak Markus dari banyak skema serangan, mulai dari one by one dengan kiper hingga sepakan free kick jarak jauh.
Berita Terkait
-
Kevin Diks Wajib Siap Mental! Ultras Gladbach Keras Tanpa Kompromi
-
Pelajaran Berharga Buat Kevin Diks yang Musim Depan Main di Bundesliga
-
Partai Hidup Mati Timnas Indonesia vs China: Kalah, Branko Ivankovic Dipecat!
-
Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
-
3 Komentator Belanda yang Remehkan Timnas Indonesia, Disebut Negara Miskin
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
John Herdman Coret 18 Pemain Timnas Indonesia
-
Proses Naturalisasi Jalan Terus, PSSI Tutup Rapat 2 Calon Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia
-
Klasemen BRI Super League: Persija Bikin Persib Bandung Tak Nyaman di Puncak
-
Ada Sentuhan Orang Indonesia di Jersey Away Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026
-
Swiss Open 2026: Raih Runner-up, Putri KW Jelaskan Penyebab Kekalahan di Final
-
Mauricio Souza Doakan 6 Pemain Persija Tembus Skuad Final Timnas Indonesia
-
Mauricio Souza Tantang Pengamat usai Persija Ditahan Dewa: Sebut Satu Tim yang Lebih Baik dari Kami!
-
Persib Imbang di Samarinda, Marc Klok Soroti Peluang Emas di Menit Akhir
-
'Orang Dalam' Blak-blakan John Herdman Dekati Wonderkid Arsenal untuk Dinaturalisasi
-
Persib Gagal Amankan Tiga Poin di Samarinda, Bojan Hodak Soroti Momen Kontroversial