Suara.com - Satu lagi pemain keturunan Indonesia yang menarik perhatian publik. Ia adalah Laurin Ulrich, pemain berusia 20 tahun yang bermain di tim II VfB Stuttgart.
Sebagai pemain muda, Ulrich yang bermain sebagai gelandang serang memiliki catatan cukup mengkilap. Tak heran jika ia sempat dibidik oleh raksasa Bundesliga, Bayern Munich.
Talenta Ulrich rupanya sudah menarik perhatian pemandu bakat dari Bayern. Dilansir dari fcbinside.de, sejak 2022, Ulrich masuk bidikan Bayern Munich.
Menurut jurnalis Bild, Christian Falk, skill Ulrich membuat kagum pemandu bakat Bayern Munich. Ulrich di tahun itu bermain di Bundesliga U-17 dengan mencetak 13 gol dari 18 pertandingan.
Media lokal Jerman itu juga menyebut karakter bermain Ulrich sangat mirip dengan pemain Arsenal, Kai Havertz. Potensi besarnya membuat Stuttgart ogah melepas Ulrich ke klub lain.
"Ia adalah jantung dan jiwa permainan kami. Seorang pemain yang sangat kreatif dan berbakat secara teknis dan juga kapten tim U-17 Jerman, ia memang jadi pusat perhatian," kata pelatih tim muda Stuttgart.
Ulrich terkat kontrak dengan Stuttgart saat itu sampai 2023 namun kemudian diperpanjang. Dikutip dari data Transfermarkt, Stuttgart memperpanjang kontraknya hingga 30 Juni 2026.
Untuk bisa mendapatkan jasa Ulrich bukan perkara mudah. Pasalnya ia diwakili oleh legenda Jerman Roman Rummenigge, putra mantan bos klub Bayern Karl-Heinz Rummenigge, sebagai penasihat.
Meski ada rumor Bayern mengincarnya, namun kata Christian Falk hingga saat ini belum ada pembicaraan konkret antara Bayern Munich dengan VfB Stuttgart.
Baca Juga: Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
Kakek Laurin Ulrich Lahir di Surabaya
Pemain berposisi gelandang serang ini cukup potensial untuk musim depan naik ke tim utama VfB Stuttgart.
Musim ini Ulrich masih bermain di tim II VfB Stuttgart. Catatannya sebagai gelandang serang cukup mentereng. Ia mengemas 2 gol dan 5 assist dari 10 pertandingan di musim ini.
Catatan impresif itu tentu jadi pertimbangan pelatih VfB Stuttgart, Sebastian Hoenes untuk mempromosikan Ulrich ke tim utama di musim depan.
Dikutip dari informasi @garudasquad, Ulrich diketahui memiliki darah Indonesia dari pihak ayahnya. Sang kakek disebutkan lahir di Surabaya, Jawa Timur.
Ulrich tidak hanya jadi andalan untuk tim II Stuttgart, ia pun sudah mengemas beberapa caps bersama tim junior Jerman.
Salah satu penampilannya yang cukup menonjol ialah saat membela tim U-17 Jerman. Ulrich mengemas 4 gol dari 15 pertandingan.
Sedangkan di tim U-19 dan U-18 Jerman, pemain kelahiran Heidenheim an der Brenz, Jerman itu sudah mencetak masing-masing 1 gol.
Karier awal Ulrich dimulai saat ia bermain di tim akademi TSG Nattheim Jugend. Setelah itu, Ulrich mendapat ilmu sepak bola di akademi Stuttgart.
Pada 2024, ia sempat dipinjamkan ke klub SSV Ulm 1846. Stuttgart kemudian memanggilnya pulang dan jadi andalan di tim II Stuttgart.
Gaya permainan Ulrich sangat bagus untuk pemain di level usianya. Ia memiliki kecepatan, visi bermain bagus dan insting gol yang mematikan.
Selain sebagai gelandang serang, Ulrich juga bisa ditempatkan sebagai winger. Menarik untuk ditunggu apakah musim depan, Ulrich bisa berduel dengan Kevin Diks di Bundesliga.
Kevin Diks mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia. Ia jadi pemain Timnas Indonesia pertama yang bermain di Bundesliga--kasta tertinggi di Liga Jerman.
Kevin Diks resmi bergabung ke klub Borussia Monchengladbach. Tak tanggung-tanggung, klub berjuluk Foals itu memberikan kontrak sampai 2030 kepada Diks.
Berita Terkait
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Wajah Mirip Ivar Jenner, Pemain Keturunan Surabaya Berpaspor Jerman Tersedia Lawan Jepang dan China
-
Penerus Jay Idzes di Italia! Pemain Keturunan Indonesia Gabung ke Eks Klub Maldini
-
Punya Nama Khas Orang Jawa, Siapa Diego Wagimin? Rekan Setim Dean James
-
Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Bojan Hodak Ungkap Penyebab Kekalahan Telak Persib Bandung atas Ratchaburi FC, Singgung Cuaca
-
Persib Dihajar Ratchaburi, Bojan Hodak Bongkar Biang Kerok Kekalahan Timnya
-
Manchester City Bantai Fulham 3-0, Tempel Ketat Arsenal di Klasemen
-
Komentar Bojan Hodak usai Persib Bandung Dibantai 0-3 oleh Ratchaburi
-
Emil Audero Ungkap Alasan Lanjutkan Laga Saat Jadi Korban Petasan Lawan Inter Milan
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia