Suara.com - Kepulangan Denny Landzaat ke Ambon, Maluku, menjadi momen emosional yang menyita perhatian publik. Sosok yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pelatih Timnas Indonesia tersebut kembali ke tanah leluhurnya dan disambut hangat oleh warga kampung halaman. Kunjungan ini tak hanya menjadi ajang nostalgia pribadi, tetapi juga simbol ikatan batin antara Landzaat dan akar budaya Indonesia.
Kedatangan Landzaat ke Ambon terekam dalam unggahan akun Instagram @bolaindonesia.up pada Kamis, 3 April 2025. Pria keturunan Ambon ini memang memiliki latar belakang keluarga Indonesia dari pihak ibunya. Meski sudah menetap di Belanda sejak usia dua tahun, rasa cintanya pada kampung halaman tetap tumbuh kuat.
Setibanya di Bandara Namniwel, Maluku, Landzaat tak kuasa menahan emosinya. Ia langsung sujud syukur sesaat setelah menginjak tanah Ambon.
Warga yang telah menantikan kehadirannya pun menyambutnya dengan penuh antusias. Tidak hanya aparat bandara, masyarakat sekitar juga hadir memberikan sambutan hangat kepada salah satu putra terbaik Ambon yang telah sukses di kancah internasional.
Suasana makin semarak ketika warga kampung mengarak Denny Landzaat keliling desa. Arak-arakan tersebut diiringi bunyi drum dan terompet, menciptakan suasana penuh kegembiraan. Kehadiran alat musik tradisional memperkuat nuansa budaya lokal yang kental dalam penyambutan tersebut.
Senyum sumringah tak lepas dari wajah Landzaat, yang terlihat sangat terharu dengan sambutan luar biasa ini.
Yang membuat momen ini semakin berkesan adalah ketika Denny Landzaat menyampaikan pidato singkat menggunakan bahasa Indonesia.
Meski tutur katanya masih terbata-bata, usaha Landzaat dalam menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga menunjukkan niat kuatnya untuk lebih dekat dengan budaya dan masyarakat Indonesia.
Pidato tersebut pun disambut tepuk tangan hangat dan sorakan antusias dari warga yang hadir.
Baca Juga: Fun Fact: Ole Romeny Jago Gocek Belajar dari Sosok Bukan Pemain Sepak Bola, Siapa?
Landzaat kini berusia 48 tahun dan tengah menjalani babak baru dalam kariernya sebagai pelatih. Setelah PSSI melakukan restrukturisasi terhadap tim pelatih nasional, ia resmi ditunjuk sebagai asisten pelatih mendampingi Patrick Kluivert, pelatih kepala baru Timnas Indonesia.
Keduanya ditugaskan menggantikan Shin Tae-yong yang diberhentikan setelah serangkaian hasil mengecewakan.
Karier Landzaat di dunia sepak bola tak perlu diragukan. Ia pernah bermain untuk sejumlah klub ternama seperti AZ Alkmaar, Wigan Athletic, dan Feyenoord Rotterdam. Sebagai gelandang bertahan, ia dikenal dengan gaya bermain disiplin, visi yang tajam, dan kepemimpinan di lapangan.
Ia juga pernah mencatat 38 caps bersama Timnas Belanda, menjadikannya salah satu pemain keturunan Indonesia yang sukses di Eropa.
Bagi masyarakat Ambon, kehadiran Denny Landzaat bukan sekadar kunjungan tokoh ternama. Ia menjadi inspirasi bagi generasi muda, terutama di Maluku, untuk berani bermimpi dan meniti karier di kancah internasional.
Semangat juangnya dari kampung ke Eropa dan kini kembali lagi untuk membangun sepak bola Indonesia memberikan harapan baru bahwa talenta dari daerah pun bisa bersinar global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Punya Modal Berharga Buat Bongkar Pertahanan Persib Bandung
-
Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!
-
Profil Timnas Ekuador: Kuda Hitam Piala Dunia dengan Regenerasi Pemain Muda Berbakat