Suara.com - Dua gelandang keturunan dikabarkan sedang dilobi PSSI, mereka adalah Laurin Ulrich dan Finn Dicke.
Bagaimana prospek dua pemain keturunan Indonesia ini yang diproyeksi untuk memperkuat skuad Garuda.
Laurin Ulrich merupakan pemain yang punya prospek potensial untuk masa depan.
Saat ini, ia bermain untuk tim satelit Stuttgart yang mentas di kasta kedua Liga Jerman.
Sejauh musim ini, ia sudah tampil dalam 12 pertandingan dengan sumbangan tiga gol dan lima assist.
Laurin Ulrich juga sudah beberapa kali mendapatkan panggilan ke timnas Jerman kelompok umur.
Nah, dengan potensinya tersebut, pemain berusia 20 tahun tersebut punya nilai pasar yang tinggi.
Menurut data Transfermarkt, Laurin Ulrich punya nilai pasar Rp17,38 miliar.
Di sisi lain, Finn Dicke juga merupakan pemain keturunan Indonesia yang potensial.
Baca Juga: Asal Usul Darah Keturunan Laurin Ulrich? Gelandang Tajam Timnas Jerman Eligible untuk Indonesia
Saat ini dirinya bermain di klub Liga 2 Belgia, yaitu SK Beveren.
Namun statusnya di klub Belgia itu hanya pinjaman karena tim aslinya adalah Estoril Praia dari Portugal.
Berbeda dari Laurin Ulrich, Finn Dicke merupakan gelandang bertahan.
Pemain 20 tahun tersebut juga bisa tampil sebagai bek tengah, sehingga aspek defensifnya terbilang mumpuni.
Dengan usianya yang masih muda, Finn Dicke juga punya nilai pasar tinggi.
Meski begitu, nilai pasar Finn Dicke masih kalah dari Laurin Ulrich.
Berita Terkait
-
Melacak Darah Indonesia Finn Dicke, Gelandang Serba Bisa Eligible Bela Garuda
-
Alasan Laurin Ulrich Berpotensi Besar Perkuat Timnas Indonesia
-
Sudah Dihubungi PSSI, Harga Pasar Pemain Keturunan Ini Lebih Mahal dari Joey Pelupessy
-
Gelandang Stuttgart Laurin Ulrich Bisa Bela Timnas Indonesia? Sederet Fakta Ini Perlu Diketahui
-
Siapa Finn Dicke? Pemain Keturunan Jakarta yang Kabarnya Sedang Dilobi PSSI
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Destri Damayanti Jadi Gubernur BI, Ketua OJK: Makin Banyak Perempuan Duduki Posisi Strategis
-
Diskon Gede di Gerai ADLV, Cukup Bayar Pakai QRIS BRImo atau Kartu BRI!
-
Jawa Barat Masuk Puncak Musim Kemarau
-
Bela Puan Maharani, Hasto Tegaskan Komitmen PDIP Garap RUU Perampasan Aset Tak Perlu Diragukan
-
Mengulas Warisan Abadi Romcom Remaja dalam Film 10 Things I Hate About You
-
6 Sunscreen Anti Aging yang Mengandung Bahan Alami sesuai Review dan Harga
-
Febrie Adriansyah Kalah! Hakim Tolak Praperadilan Status Tersangka dan Penahanan Kasus TPPU
-
Jakmania Boikot Persija, Rizky Ridho Akhirnya Angkat Bicara: Kami Butuh Kalian!
-
Awas Ketipu Angka Palsu! Ini Cara Cek Odometer Motor Bekas yang Asli Belum Direset
-
Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi