Suara.com - Sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi pindah tim di bursa transfer musim panas ini karena kontraknya habis bersama klub yang dibela.
Timnas Indonesia kini diperkuat oleh banyak pemain yang merumput di luar negeri, tapi mayoritas pemain kontraknya akan habis di akhir musim 2024/25.
Siapa saja mereka dan seberapa besar kemungkinan para pemain tersebut untuk pindah klub. Berikut Suara.com sudah merangkumnya.
1. Jordi Amat
Kontrak Jordi Amat di Johor Darul Takzim akan berakhir pada Mei 2025 nanti. Sejauh ini belum ada rumor atau kabar jika kontraknya bakal diperpanjang.
Belakang beredar rumor jika ada pemain keturunan Timnas Indonesia yang berminat membela Bali United di Liga 1. Jordi Amat menjadi salah satu nama yang mencuat.
Bek berusia 33 tahun itu sudah mencicipi sepak bola ASEAN sejak Juli 2022 bergabung ke Johor Darul Takzim.
2. Justin Hubner
Sudah menjadi andalan dari Wolverhampton Wanderers U-21 selama beberapa musim terakhir, Justin Hubner belum juga mendapat kesempatan promosi ke tim utama.
Baca Juga: 3 Alasan Timnas Indonesia Perlu Uji Coba Sebelum Lawan China dan Jepang, Nasib di Ujung Tanduk!
Kontraknya akan habis pada 30 Juni 2025 mendatang. Mengingat usianya sudah melampaui batas bermain di tim U-21, ada kemungkinan Hubner memilih hengkang.
Namun, ada pula kemungkinan Hubner mendapat kontrak baru dan promosi ke tim utama Wolves kemudian dipinjamkan lebih dulu untuk mendapat menit bermain.
3. Thom Haye
Thom Haye kembali berada di situasi dilematis pada bursa transfer musim panas nanti, pasalnya kontraknya di Almere City hanya berlangsung satu musim dan berakhir pada 30 Juni nanti.
Musim lalu, saat ia memutuskan pergi dari SC Heerenveen, Haye sempat berstatus tanpa klub sampai akhirnya bergabung dengan Almere City pada September 2024.
Almere City sendiri besar kemungkinan bakal terdegradasi dari Eredivisie musim ini dan Thom Haye juga berpotensi hengkang dari eks klub besutan Alex Pastoor tersebut.
Berita Terkait
-
Lawan Korea Utara, Media Asing Puji Kepercayaan Diri Timnas Indonesia U-17
-
Ups Keceplosan! Pelatih Korea Utara Bocorkan Kelemahan Tim Sendiri Jelang Lawan Indonesia U-17
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-17 Terganas, Bisa Jadi Kunci Kemenangan Lawan Korut
-
Ole Romeny Sorot Nasib Anak Indonesia: Banyak Talenta Sepak Bola tapi Mereka Tak Selalu Bisa...
-
Latihan Ekstrem Pemain Korut Lawan Timnas U-17: Tempaan Fisik Brutal dan Cuci Otak?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim