Persaingan Ketat di Timnas Indonesia
Persaingan di skuad Timnas Indonesia semakin memanas seiring bergabungnya empat pemain naturalisasi baru yang memperkuat komposisi tim. Langkah strategis ini kembali diambil oleh PSSI dalam rangka meningkatkan kualitas Garuda jelang putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Empat nama anyar yang resmi masuk dalam skuad Merah Putih pada Maret 2025 adalah Ole Romeny, Dean James, Emil Audero, dan Joey Pelupessy. Mereka adalah pemain keturunan Indonesia yang mayoritas meniti karier di Eropa, terutama di Belanda dan Italia.
Tiga dari mereka—Ole Romeny, Dean James, dan Joey Pelupessy—telah menjalani debut bersama Timnas Indonesia dalam laga-laga FIFA Matchday bulan Maret. Kehadiran mereka menambah kedalaman skuad serta memberi opsi taktik baru bagi pelatih kepala, Patrick Kluivert.
Romeny dan Dean James tampil dalam dua pertandingan penting melawan Australia dan Bahrain. Kedua laga tersebut merupakan bagian dari lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sementara itu, Joey Pelupessy ikut memperkuat lini tengah Garuda saat berhadapan dengan Bahrain. Penampilannya mendapat sambutan positif dari penggemar sepak bola Tanah Air yang menyambut hangat kehadiran darah segar di tim nasional.
Gelandang senior Thom Haye pun mengungkapkan rasa antusiasnya atas bergabungnya keempat pemain tersebut. Dalam podcast The Haye Way di kanal YouTube miliknya, pemain yang kini membela Almere City itu menyatakan sudah cukup familiar dengan para pendatang baru, meskipun belum mengenal secara pribadi.
"Ya, saya mengenal mereka. Walau belum pernah bertemu langsung, tapi saya tahu kualitas mereka sebagai pemain profesional," ujar Thom Haye.
Haye menambahkan bahwa ia siap membantu para pemain baru untuk cepat beradaptasi dengan atmosfer tim. Menurutnya, chemistry yang sudah terbentuk dalam skuad saat ini akan mempercepat proses integrasi mereka.
Baca Juga: 3 Alasan Timnas Indonesia Perlu Uji Coba Sebelum Lawan China dan Jepang, Nasib di Ujung Tanduk!
“Hubungan antar pemain di tim ini sangat positif, jadi saya yakin mereka bisa menyatu dengan cepat,” ungkapnya optimistis.
Dengan semakin banyaknya pemain naturalisasi berkualitas yang bergabung, Timnas Indonesia kini memiliki kedalaman skuad yang lebih baik. Ini menjadi sinyal positif menjelang laga-laga krusial yang akan menentukan langkah Garuda menuju Piala Dunia 2026.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Lawan Korea Utara, Media Asing Puji Kepercayaan Diri Timnas Indonesia U-17
-
Ups Keceplosan! Pelatih Korea Utara Bocorkan Kelemahan Tim Sendiri Jelang Lawan Indonesia U-17
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-17 Terganas, Bisa Jadi Kunci Kemenangan Lawan Korut
-
Ole Romeny Sorot Nasib Anak Indonesia: Banyak Talenta Sepak Bola tapi Mereka Tak Selalu Bisa...
-
Latihan Ekstrem Pemain Korut Lawan Timnas U-17: Tempaan Fisik Brutal dan Cuci Otak?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air