Pertandingan Timnas Indonesia U-17 vs Korut akan berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City Hall, Jeddah, Arab Saudi, malam ini Senin (14/4).
Menghadapi Korea Utara, Putu Panji dkk harus ekstra waspada. Tim yang nanti malam akan mereka hadapi memiliki gaya bermain dengan mengandalkan fisik.
Korut U-17 lolos ke fase knock out setelah menjadi runner up grup D di bawah Tajikistan.
Penampilan anak asuh O Thae Song itu di Arab Saudi menuai pujian banyak pihak. Permainan Korut dianggap baik karena mengandalkan fisik.
Salah satu media Korsel, Nate.com bahkan menuliskan kemampuan fisik pemain Korut U-17 bukan seperti pemain seusianya.
"Korut memiliki kondisi fisik dan penampilan yang membuat orang sulit percaya bahwa mereka adalah pemain di bawah 17 tahun," ulas media Korsel tersebut.
Di laga malam nanti, skuat besutan Nova Arianto ini harus bisa bermain tenang dan mampu meladeni kekuatan fisik pemain Korut sepanjang pertandingan.
Setidaknya ada 3 pemain Korut yang wajib diwaspadai oleh pemain Timnas Indonesia U-20, berikut ulasannya:
Pak Kwang-song
Baca Juga: Jepang Tersingkir! Ini Skenario yang Bisa Bawa Timnas Indonesia Juara Piala Asia U-17
Pemain pertama yang wajib diwaspadai oleh pemain Timnas Indonesia U-17 ialah pemain depan Korut, Pak Kwang-song.
Pak saat ini berstatus top skor sementara Korut dengan koleksi 2 gol. Dua gol Pak dicetaknya saat menghadapi Tajikistan.
Di laga tersebut, Pak mencetak 2 dari 3 gol kemenangan Korut atas Tajikistan.
Pak yang kelahiran kelahiran 9 Maret 2008 itu berstatus pemain klub Korut 4.25 SC Youth.
Dari catatan Transfermarkt, Pak tercatat sudah mengoleksi 7 pertandingan bersama Korut U-17 dan mencetak 4 gol.
Salah satu keunggulan Pak ialah kecepatan dan kemampuan fisiknya. Ia bisa ditempatkan sebagai striker tunggal ataupun menjadi winger kiri.
Ri Kang-rim
Selain Pak Kwang-song yang jadi top skor sementara Korut di Piala Asia U-17 2025, Ri Kang-rim juga berstatus sama.
Ri dan Pak sama-sama telah mencetak 2 gol di Arab Saudi 2025. Ri kelahiran 22 Maret 2008 dan menjadi bomber utama Korut.
Catatan gol Ri bersama Korut U-17 lebih baik dibanding Pak. Ri sudah mencetak 6 gol dari 6 pertandingan Korut U-17.
Ri Kang-rim diprediksi akan dimainkan pelatih O Thae Song sejak menit awal pertandingan. Kemampuannya dalam duel satu lawan satu menjadi keunggulan Ri.
Selain itu, sama dengan pemain Korut lainnya, Ri memiliki keunggulan fisik untuk bermain sepanjang pertandingan, termasuk di babak ekstra time.
Hyon-ju Jong
Terakhir ada kiper Korea Utara, Hyon-ju Jong. Ia termasuk penjaga gawang yang paling sedikit kebobolan.
Di babak fase grup, Jong kebobolan tiga gol. Dua gol tercipta saat Korut bermain imbang 2-2 melawan Oman.
Sebelumnya, Jong sukses menjaga gawangnya tidak kebobolan saat pertandingan melawan Tajikistan.
Sedangkan saat melawan Iran, gawang Jong hanya kebobolan 1 gol.
Sama dengan Pak Kwang-song, Jong juga bermain di klub Korut 4.25 SC Youth.
Berita Terkait
-
Jepang Tersingkir! Ini Skenario yang Bisa Bawa Timnas Indonesia Juara Piala Asia U-17
-
Waspada! 3 Pemain Korut Ini Bisa Jadi Mimpi Buruk Timnas Indonesia U-17
-
Lolos Sebagai Juara Grup C, Media Vietnam Soroti Performa Timnas Indonesia U-17
-
Sebut Korea Utara Tim Unggulan, Nova Arianto Minta Indonesia Tak Gentar
-
Label Timnas Indonesia Tak Jamin, Striker Pemain Keturunan Ini Terancam Terdampar di Liga 1
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan