Suara.com - Timnas Indonesia U-17 diberi pelajaran 0-6 oleh Korea Utara dalam pertandingan perempat final Piala Asia U-17 2025 di King Abdullah Sports City Hall, Jeddah, Arab Saudi, Senin (14/4/2025) pukul 21.00 WIB.
Pada pertandingan ini, Timnas Indonesia U-17 turun dengan susunan pemain terbaik. Nova Arianto selaku pelatih menurunkan pemain-pemain andalannya.
Di sektor penjaga gawang, Dafa Ali Gasemi dimainkan sejak menit awal pertandingan. Sedangkan di sektor bek, Nova Arianto memasang empat pemain, Muhammad Al Gazani, Fabio Azkairawan, Daniel Alfrido, dan Mathew Baker.
Sektor tengah, Evandra Florasta bakal jadi penopang bersama Nazirel Alfaro. Untuk lini depan, Muhamad Zahaby Gholy, Fadly Hengga dan Mierza Fijatullah dipercaya untuk menggedor lini belakang Korea Utara.
Namun, pertandingan tidak berjalan mulus. Saat pertandingan baru berjalan tujuh menit, tim Merah-Putih harus kebobolan melalui skema sepak pojok yang berhasil dimanfaatkan oleh Choe Song-hun.
Bek berusia 16 tahun itu lepas dari penjagaan pemain bertahan Timnas Indonesia U-17, kemudian menceploskan bola melalui sepakan kaki kanannya dan berhasil memperdaya Dafa Al Gasemi.
Tertinggal satu gol membuat skuat Garuda berusaha membalas. Sayangnya, upaya itu belum berhasil. Malah Korea Utara menggandakan keunggulan pada menit ke-19.
Pemain Chuncheon FC itu berhasil melesakkan sepakan voli di dalam kotak penalti. Matthew Baker sudah berusaha manghalau, tetapi bola tetap menghujam gawang Garuda.
Timnas Indonesia U-17 beberapa kali mencoba menusuk pertahanan Korea Utara, tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol balasan yang tercipta. Skuat Garuda Muda tertinggal 0-2 di babak pertama.
Baca Juga: Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Korea Utara di Babak Pertama, Garuda Tertinggal 0-2
Pada babak kedua, Timnas Indonesia U-17 yang sedang mengejar ketertinggalan justru jatuh terperosok. Alih-alih mencetak gol, lini pertahanan yang digalang Putu Panji justru diberondong empat gol.
Korea Utara menambah gol itu masing-masing melalui Ri Kyong-bong pada menit ke-48, Kim Tae-guk (60'), Ri Kang-rim (61'), dan Ju-won Pak (77').
Hingga pertadingan usai, Timnas Indonesia U-17 tidak mampu mencetak satu gol pun. Skuat Garuda Muda diberi pelajaran berharga oleh Korea Utara dengan setengah lusin gol.
Kalahkan Timnas Indonesia U-17 dengan skor mencolok enam gol tanpa balas, Korut melaju ke babak semifinal.
Di babak semifinal, Korut akan ditantang oleh Uzbekistan yang sukses kalahkan UEA dengan skor 3-1.
Tiga gol Uzbekistan dicetak oleh Asilbek Aliev (14', 36') dan Sayfiddin Sodikov pada menit ke-45+5. Sedangkan satu gol UEA dicetak oleh Mohamed Buti di menit ke-67.
Berita Terkait
-
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Korea Utara di Babak Pertama, Garuda Tertinggal 0-2
-
Stadion Laga Timnas Indonesia vs Korut U-17: Habiskan Rp9 T, Gunakan Rumput Kerbau
-
Wasit Timnas Indonesia U-17 vs Korut Galak dan Hobi Keluarkan Kartu, Siapa Dia?
-
Timnas Indonesia vs Korea Utara U-17 Tayang di TV Mana Malam Ini?
-
3 Negara Top Eropa yang Gagal Lolos ke Piala Dunia U-17 2025, Ada Belanda
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik