Suara.com - Dua penggawa Timnas Indonesia, Shayne Pattynama dan Joey Pelupessy, harus mengalami nasib nahas karena nilai pasarnya turun setelah dilatih oleh Patrick Kluivert.
Nilai pasar Shayne Pattynama dan Joey Pelupessy mengalami penurunan yang identik atau sama persis, yakni sebesar 50 ribu euro atau setara Rp957 juta.
Penurunan nilai pasar dua pemain yang memiliki darah keturunan Maluku itu hadir setelah keduanya dilatih oleh Patrick Kluivert di Timnas Indonesia.
Sebelum dilatih oleh Patrick Kluivert, kedua pemain ini memiliki nilai pasar yang serupa, yakni sebesar 300 ribu euro atau sekitar Rp5,7 miliar.
Namun per tanggal 24 April kemarin, nilai pasar Shayne dan Joey justru turun 50 ribu euro dan kini menjadi 250 ribu euro atau setara Rp4,7 miliar.
Meski begitu, penurunan nilai pasar Shayen dan Joey ini diyakini sama sekali tak berkaitan dengan Patrick Kluivert maupun Timnas Indonesia.
Penurunan nilai pasar kedua pemain tersebut diyakini berkaitan dengan performa dan usia yang dimiliki oleh Shayne Pattynama dan Joey Pelupessy.
Shayne Pattynama sendiri mengalami penurunan performa cukup signifikan sejak memutuskan bergabung KAS Eupen pada Februari 2024 lalu.
Dalam rentang waktu hampir 1,5 tahun bersama klub Belgia itu, bek kiri berusia 26 tahun ini hanya tampil sebanyak 23 kali di berbagai ajang.
Baca Juga: Alasan Patrick Kluivert Wajib Panggil Elkan Baggott di Timnas Indonesia vs China
Minimnya jumlah penampilan Shayne sendiri tak lepas dari faktor cedera dan alasan taktik sang pelatih. Alhasil, kondisi ini membuat nilai pasarnya mengalami penurunan drastis sejak 2023 lalu.
Sekadar informasi, Shayne memiliki nilai pasar sebesar 650 ribu euro sebelum bergabung KAS Eupan, yang menjadi nilai pasar tertinggi sepanjang kariernya.
Kemudian untuk Joey Pelupessy sendiri, penurunan nilai pasar ini berkaitan dengan usianya yang kini hampir menginjak 32 tahun.
Penurunan nilai pasar Joey pun juga tak lepas dari keputusannya bergabung dengan tim kasta kedua Belgia, Lommel SK, pada Januari kemarin.
Meski kerap tampil dan menjadi andalan, status Lommel SK sebagai tim kasta kedua berpengaruh terhadap nilai pasar eks FC Groningen itu.
Hal ini dapat dibuktikan sebelum bergabung Lommel SK, di mana saat membela FC Groningen, Joey memiliki nilai pasar di rentang 300-350 ribu euro sepanjang tahun 2024 kemarin.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Diancam Trump untuk Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Lawan Balik: Lo Siape?
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
BRI Super League: Ditahan Persijap, Pelatih PSIM Yogyakarta Evaluasi Bola Mati
-
Tandang ke Markas Borneo FC, Ini Pesan Umuh Muchtar untuk Pemain Persib Bandung
-
Dean Zandbergen Disebut Cocok Temani Ole Romeny di Timnas Indonesia, Naturalisasi Here We Go?
-
Tak Hanya Paes dan Audero, Ini 3 Kiper Lokal yang Siap Gebrak Skuad Garuda Era John Herdman
-
Ekspresi Shock Pep Guardiola Lihat Gawang Donnarumma Dibobol Tiga Kali oleh Valverde
-
Makna Jersey Baru Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut Jadi Simbol Kepercayaan
-
Kegilaan Sandy Walsh, Sukses Catatkan Back to Back Level Asia di Tingkat Klub
-
Filosofi Jersey Baru Timnas Indonesia: Tonjolkan Sentuhan Klasik dan Budaya Nusantara