Suara.com - Final Copa del Rey akan menghadirkan laga sengit bertajuk El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid.
Pertandingan Barcelona vs Real Madrid akan berlangsung Stadion de La Cartuja, Sevilla, Minggu dini hari WIB.
Sebelum laga dimulai muncul drama. Real Madrid protes keras atas pemilihan wasit utama Ricardo de Burgoes Bengoetxea dan wasit VAR, Pablo Gonzalez Fuertes.
Protes keras dari kubu Los Blancos itu sempat memunculkan rumor adanya aksi boikot dari pasukan Carlo Ancelotti.
Namun rumor itu terbantahkan, kubu Real Madrid tegaskan siap untuk melawan pasukan Catalan.
Pertemuan kedua tim bukan sekedar final Copa del Rey. Bukan hanya laga untuk memperebutkan gelar juara.
El Clasico juga tentang gengsi, pertarungan politik dan sejarah, serta harga diri kubu oposisi yang diwakili masyarakat Catalan melawan kelas penguasa, Real Madrid.
Eks pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla yang sempat bermain untuk dua klub itu bahkan enggan untuk memprediksi hasil akhir Barcelona vs Real Madrid.
"Pertandingan ini sulit diprediksi. Barcelona punya energi positif, tetapi Real Madrid memiliki kapasitas lebih dari cukup untuk bisa menang," kata Luis Milla seperti dilansir dari Diario AS, Sabtu (26/4).
Baca Juga: Eks Pelatih Timnas Indonesia: Barcelona di Atas Angin, Real Madrid Punya Kans Menang
"Meskipun Barca memang bermain lebih baik dan angka-angka di atas kertas mendukung itu, tapi Madrid tahu bagaimana bersaing untuk menjadi juara," tambah eks pelatih Persib itu.
Eks pelatih Timnas Indonesia itu tetapi enggan untuk memprediksi siapa pemenang final Copa del Rey, Real Madrid atau Barcelona.
Menurut Luis Milla, pertandingan El Clasico sulit untuk bisa diprediksi. Namun ia berharap laga Barcelona vs Real Madrid akan hadirkan banyak gol.
"Laga ini 100 persen tidak dapat diprediksi. Tapi saya berharap terjadi banyak gol dan kegembiraan," kata Luis Milla.
Barcelona lolos ke final Copa del Rey setelah kalahkan Atletico Madrid di babak semifinal. Pada leg pertama, anak asuh Hansi Flick itu bermain imbang 4-4.
Lalu pada leg kedua, Robert Lewandowski dkk meraih kemenangan tipis 1-0 lewat gol yang dicetak oleh Ferran Torres. Blaugrana pun lolos ke final dengan menang agregat 5-4.
Berita Terkait
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia: Barcelona di Atas Angin, Real Madrid Punya Kans Menang
-
Real Madrid Mundur dari Final Copa del Rey usai Permintaan Ganti Wasit Ditolak RFEF?
-
Panas! Pengakuan Wasit yang Picu Real Madrid Mau Boikot Final Copa del Rey
-
Breaking News! Real Madrid Boikot Final Copa del Rey, Barcelona Juara?
-
Lawan Real Madrid di Final Copa del Rey, Barcelona Kehilangan Lewandowski dan Balde
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026