Suara.com - Timnas Putri Indonesia bakal menjajal kemampuan yang dimiliki pesepak bola putri asal Liga Jerman, Lola Flohr. Dia disiapkan sebagai salah satu amunisi menghadapi Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026 serta Piala AFF Putri 2025.
Dari informasi yang beredar, Lola Flohr akan menjadi salah satu pemain keturunan Indonesia yang akan mengikuti trial. Satu nama lainnya yang bakal dijajal oleh pelatih Timnas Putri Indonesia ialah Emily Nahon.
Salah satu informasi yang muncul menyebutkan apabila Lola Flohr saat ini tengah menjalani perjalanan menuju Indonesia untuk bergabung dengan pemusatan latihan (TC) skuad Garuda Pertiwi di Yogyakarta.
“Satu pemain keturunan putri lainnya, Lola Flohr, akan segera bergabung dengan Timnas Putri. Saat ini, Lola tengah dalam perjalanan menuju Indonesia. Setibanya di Tanah Air, ia akan menjalani penjajakan dan trial bersama Garuda Pertiwi di Yogyakarta,” tulis akun @pemainketurunan.id.
Lantasi, bagaimana rekam jejak Lola Flohr selama ini? Bagaimana kualitasnya sehingga layak mendapatkan kesempatan memperkuat Timnas Putri Indonesia? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Profil Lola Flohr
Sebagai informasi, Lola Flohr saat ini tengah berkarier bersama klub divisi 3 Liga Putri Jerman atau Regional. Klub yang diperkuat oleh Lola Flohr ialah VfR Warbeyen. Namanya sudah tercantum di situs resmi klub tersebut.
Saat ini, Lola Flohr tercatat tergabung dengan tim reserve. Tim ini biasanya merupakan tim cadangan dari tim utama dalam sebuah klub sepak bola di Eropa. Sebetulnya, hal ini cukup wajar dialami Lola.
Sebab, jika merujuk pada sejumlah situ penyedia statistik, Lola Flohr tercatat lahir pada 18 Februari 2007. Dengan kata lain, cukup wajar apabila Lola masih bermain di tim reserve karena baru berusia 18 tahun.
Baca Juga: Perjalanan Karier Djenna de Jong, Pemain Keturunan yang Berani Tuding PSSI Tidak Profesional
Sebelumnya, Lola Flohr sendiri sudah bermain untuk VfR Warbeyen sejak musim panas 2022. Dia awalnya bermain untuk tim junior VfR Warbeyen yang ketika itu berkompetisi di ajang B-Junior Girls.
Sementara itu, setahun kemudian, dia mendapatkan kesempatan promosi ke tim senior VfR Warbeyen Zwo. Dengan kiprah ini, tentu Lola masih punya peluang untuk menapaki jenjang yang lebih tinggi.
Untuk sementaran ini, dia masih bermain di ajang Regionalliga West 2024/2025 atau kasta ketiga Liga Jerman Putri. Lola juga bermain di posisi bek kiri.
Sebagai informasi, Lola Flohr mendapatkan darah keturunan Indonesia itu dari sang ayah. Sebab, kakek dan nenek dari sisi ayahnya tersebut berasal dari Bogor, Jawa Barat.
“Pemain berusia 18 tahun ini mendapatkan darah indonesia dari sang Ayah. Kakek dan Nenek dari sisi Ayahnya berasal dari Bogor, Jawa Barat,” bunyi keterangan yang diunggah oleh akun @pemainketurunan.id.
Keuntungan bagi Timnas Putri Indonesia
Berita Terkait
-
Perjalanan Karier Djenna de Jong, Pemain Keturunan yang Berani Tuding PSSI Tidak Profesional
-
Alasan PSSI Tidak Naturalisasi Djenna de Jong, Arya Sinulingga: Harus Rekomendasi Pelatih
-
Siapa Djenna de Jong? Pemain Keturunan Kecewa Tak Profesional dan Tak Adil di Timnas Putri Indonesia
-
Kecewa, Pemain Keturunan Djenna de Jong Mundur dari Naturalisasi Timnas Putri Indonesia
-
Indonesia Kirim Tim Putri ke Gothia Cup 2025, Momentum Bangun Sepak Bola Wanita
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?