Suara.com - Rekan Kevin Diks, Pantelis Hatzidiakos, buka-bukaan mengenai keinginan bek Timnas Indonesia itu di akhir kariernya bersama FC Copenhagen.
Sebagaimana diketahui, Kevin Diks berada di akhir masa baktinya bersama FC Copenhagen, menyusul kontraknya yang akan berakhir pada akhir musim ini.
Perpisahan ini tak terelakkan lagi setelah bek berusia 28 tahun itu meneken kontrak dengan salah satu klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach, pada Januari lalu.
Kevin Diks memanfaatkan Bosman Rule di sisa enam bulan kontraknya dengan bergabung Borussia Monchengladbach secara gratis.
Bahkan, bek keturunan Ambon itu telah meneken kontrak berdurasi lima tahun yang membuatnya akan membela tim berjuluk Die Fohlen itu hingga 2030.
Dengan kontrak yang ditandatanganinya bersama Borussia Monchengladbach, Kevin Diks pun akan resmi berpisah dengan FC Copenhagen terhitung sejak 30 Juni 2025.
Kini di akhir masa baktinya bersama FC Copenhagen, Kevin Diks diam-diam memiliki keinginan yang telah disampaikan ke rekan setimnya, Pantelis Hatzidiakos.
Bek asal Yunani itu menyebut jika Kevin Diks punya keinginan terpendam meraih gelar juara Superliga Denmark di akhir kariernya bersama FC Copenhagen.
“Ketika saya datang ke klub, dia (Kevin Diks) berkata kepada saya bahwa (musim) ini mungkin musim terakhirnya di FC Copenhagen,” buka Hatzidiakos, dikutip dari Ekstra Bladet.
Baca Juga: Momen Langka! Pemain Keturunan Maluku Jewer Kapten Timnas Indonesia di Serie A
“Jadi dia ingin memenangkan liga dan ingin akhiri karier di klub (FC Copenhagen) dengan sebuah trofi,” lanjut bek pinjaman dari Cagliari itu.
Sayangnya, Kevin Diks tak bisa ikut berjuang untuk meraih gelar Superliga Denmark sebelum angkat kaki dari FC Copenhagen di akhir musim ini.
Pasalnya eks penggawa Vitesse Arnhem itu mengalami cedera cukup parah di bagian pahanya, yang membuatnya kemungkinan absen hingga akhir musim.
Meski tak bisa ikut berjuang meraih gelar Superliga Denmark, Hatzidiakos menyebut jika ia dan rekan-rekannya di FC Copenhagen akan berjuang meraih gelar juara untuk Kevin Diks.
“Dia (Kevin Diks) telah berada di sini dalam beberapa tahun, jadi itu (absen) sulit baginya. Itu akan menjadi hadiah sempurna untuknya jika kami memenangkan liga,” pungkas Hatzidiakos.
Sekadar informasi, Kevin Diks telah membela FC Copenhagen selama empat musim, sejak bergabung dari Fiorentina secara gratis pada musim panas 2021 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Tepis Rumor Hengkang, Pep Guardiola Tegaskan Man City Kejar Treble Domestik
-
Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors
-
Jadwal Hidup Mati Championship, Garudayaksa FC vs PSS Sleman di Final, Persipura Tantang Adhyaksa FC
-
Inter Milan Juara! Cristian Chivu Dedikasikan Gelar Scudetto untuk Para Pendahulu
-
Hasil Super League: Hajar PSIM 1-0, Persib Bandung Perlebar Jarak dengan Borneo FC
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
-
Link Live Streaming Persijap Jepara vs Persija: Asa Macan Kemayoran Jaga Peluang Juara
-
Satu Tiket Promosi ke Super League Diperebutkan Persipura dan Adhyaksa FC, Catat Jadwalnya!
-
Skandal Pasporgate Dean James Bikin Panik KNVB, Eredivisie 2025/2026 Terancam Tak Selesai
-
Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Edisi Paling Cuan dalam Sejarah karena Ini