Namun, hingga kini, Struijk tetap bersikeras mengejar mimpinya bermain untuk Timnas Belanda. Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia, yang masih berharap dapat memanfaatkan keterkaitan darah Nusantara sang pemain.
Darah Indonesia yang Mengalir dalam Diri Struijk
Meski lahir dan besar di Eropa, ikatan emosional Pascal Struijk dengan Indonesia cukup kuat. Pemain bertinggi badan 1,9 meter ini lahir di Belgia pada 11 Agustus 1999, dari keluarga multikultural, dengan darah Indonesia mengalir dari pihak ayahnya.
Latar belakang ini memberi Struijk identitas unik, menggabungkan budaya Eropa dan Indonesia dalam perjalanan hidup serta kariernya. Ia dikenal tetap menjaga kedekatannya dengan budaya tanah air leluhurnya, meskipun berkarier di benua biru.
Dengan pengalaman bermain di salah satu liga terbaik dunia, kualitas individu yang mumpuni, serta latar belakang budaya yang kaya, masa depan Pascal Struijk di level internasional masih terbuka lebar. Apakah ia akan memperkuat Belanda, Belgia, atau akhirnya memilih Indonesia, perjalanan karier Struijk tetap menarik untuk diikuti.
Melihat potensi besarnya, PSSI harus lebih aktif bergerak jika ingin menjadikan Struijk bagian dari proyek ambisius Timnas Indonesia di masa depan. Jangan sampai talenta besar ini justru lepas ke tangan negara lain saat potensinya tengah bersinar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Begal Salah Pilih Korban, Wanita di Palembang Berani Melawan hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan