Suara.com - Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mencuri kemenangan penting dalam leg pertama semifinal Liga Champions 2025 dengan menaklukkan Arsenal 1-0 di Stadion Emirates pada Rabu (30/4) dini hari WIB. Gol semata wayang yang menentukan kemenangan tim asal Prancis tersebut dicetak oleh Ousmane Dembele di awal pertandingan melalui skema serangan cepat yang terorganisir rapi.
Pertandingan belum genap lima menit berjalan ketika PSG langsung membuat kejutan. Ousmane Dembele menjadi aktor utama dalam proses terjadinya gol cepat ini.
Ia memimpin serangan balik yang diawali dari lini tengah dan mencoba mengirimkan umpan kepada Khvicha Kvaratskhelia di sisi kanan.
Meski umpan tersebut tampak terlalu deras, Kvaratskhelia masih mampu mengamankan bola nyaris di garis out dan membalikkan keadaan dengan umpan balik ke Dembele.
Umpan mendatar dari Kvaratskhelia kemudian disambar oleh Dembele dengan sepakan kaki kiri yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang Arsenal.
Kiper Arsenal, David Raya, tak mampu menghalau bola yang meluncur deras dan presisi tersebut. Skor 1-0 untuk keunggulan PSG pun tercipta di awal laga.
Tertinggal satu gol di kandang sendiri membuat Arsenal berupaya tampil lebih menekan. The Gunners mulai mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, namun kokohnya lini pertahanan PSG dan performa gemilang Gianluigi Donnarumma di bawah mistar membuat tuan rumah kesulitan menyamakan kedudukan.
Menjelang akhir babak pertama, Gabriel Martinelli nyaris menyamakan kedudukan lewat peluang emas. Namun sepakan kerasnya berhasil diblok Donnarumma yang tampil tenang dan sigap.
Memasuki babak kedua, publik Emirates sempat bersorak ketika sundulan Mikel Merino pada menit ke-47 membobol gawang PSG melalui skema bola mati hasil umpan Declan Rice. Sayangnya, gol tersebut tidak disahkan setelah VAR menunjukkan bahwa Merino berada dalam posisi offside saat menyambut bola.
Baca Juga: Semifinal Liga Champions: 3 Faktor Arsenal Bisa Kalahkan PSG Dini Hari Nanti
Arsenal kembali mengancam melalui Leandro Trossard di menit ke-56. Tembakannya yang mengarah ke sudut bawah kembali digagalkan Donnarumma, yang semakin menunjukkan kualitasnya sebagai penjaga gawang elite Eropa.
Beberapa menit kemudian, giliran Bukayo Saka yang mencoba peruntungannya lewat aksi individu, namun penyelesaiannya masih bisa ditepis kiper asal Italia itu di menit ke-77.
PSG tak hanya bertahan, mereka juga menunjukkan ambisi untuk menambah keunggulan di 10 menit terakhir pertandingan.
Bradley Barcola nyaris menggandakan keunggulan usai menerima bola terobosan dan hanya berhadapan dengan David Raya. Sayang, sepakan sang pemain muda melebar tipis di sisi kanan gawang.
Satu menit berselang, giliran Goncalo Ramos yang mengancam, namun tembakannya menghantam tiang gawang.
Meski Arsenal terus menekan hingga menit-menit akhir, PSG berhasil mempertahankan keunggulan mereka. Skor 1-0 tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang. Hasil ini menjadi modal penting bagi PSG menjelang leg kedua yang akan digelar di kandang mereka, Parc des Princes.
Pertandingan ini juga mencerminkan betapa kuatnya pertahanan PSG, serta betapa pentingnya pengalaman dan kualitas individu dalam laga berintensitas tinggi seperti semifinal Liga Champions. Dengan hasil ini, Arsenal dituntut tampil lebih tajam dan efektif pada leg kedua jika ingin menjaga asa menuju partai final.
Latar Belakang Pertandingan
Kemenangan PSG atas Arsenal menjadi bagian dari upaya klub Prancis itu untuk kembali ke final Liga Champions setelah terakhir kali mencapainya pada 2020. Dalam beberapa musim terakhir, PSG memang terus menjadi langganan babak gugur Liga Champions namun kerap tersingkir karena ketidakkonsistenan performa.
Di sisi lain, Arsenal tampil sebagai tim kejutan musim ini. Setelah bertahun-tahun absen di kompetisi tertinggi Eropa, mereka berhasil menembus babak semifinal berkat lini tengah kreatif dan pertahanan yang disiplin. Namun, kekalahan kandang ini tentu menjadi pukulan tersendiri bagi skuad asuhan Mikel Arteta.
Susunan Pemain
Arsenal (4-3-3):
David Raya; Jurrien Timber (Ben White 83’), William Saliba, Jakub Kiwior, Myles Lewis-Skelly; Martin Odegaard (Ethan Nwaneri 90’), Declan Rice, Mikel Merino; Bukayo Saka, Leandro Trossard, Gabriel Martinelli
PSG (4-3-3):
Gianluigi Donnarumma; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Joao Neves (Warren Zaire-Emery 89’), Vitinha, Fabian Ruiz; Desire Doue (Goncalo Ramos 76’), Ousmane Dembele (Bradley Barcola 70’), Khvicha Kvaratskhelia
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Media Vietnam Pandang Remeh, Labeli Timnas Indonesia Skuad 100 Persen Kalah di Final Piala AFF
-
3 Fakta Jhonattan Limbu, Pemain Keturunan Berdarah Gurkha-Jawa, Masa Depan Timnas Indonesia
-
Febri Hariyadi Resmi ke Persis Solo Demi Misi Penyelamatan Laskar Sambernyawa
-
Siapa Jhonattan Limbu? Pemain Keturunan Nepal-Kediri Bisa Bela Timnas Indonesia
-
Meski Sudah Unggul 3-0, Ratchaburi FC Tetap Waspadai Amuk Balas Dendam Persib Bandung
-
Bintang Baru PSIM Jop van der Avert Akui Kaget dengan Cuaca Ekstrem Indonesia
-
Debut bersama PSIM, Jop van der Avert Nilai Liga Indonesia Sedang Berkembang
-
Sindiran Tajam Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bergantung Naturalisasi daripada Pemain Muda
-
Tottenham Pilih Igor Tudor karena Ditolak Pelatih Palmeiras?
-
James Trafford Kecewa Minim Jam Bermain di Manchester City