Suara.com - Media asal Vietnam, Soha.vn, menyuarakan kekhawatiran terkait potensi kekuatan baru Timnas Indonesia yang tengah disorot berkat rencana penambahan pemain keturunan berkualitas.
Meski PSSI belum memberikan konfirmasi resmi, spekulasi soal masuknya tiga pemain keturunan papan atas membuat negara-negara tetangga mulai mewaspadai kebangkitan skuad Garuda.
Dalam laporan yang diterbitkan Minggu, 27 April 2025, Soha.vn menyebut bahwa Indonesia memiliki potensi menggebrak dengan kehadiran Pascal Struijk, Miliano Jonathans, dan Tristan Gooijer.
Ketiga pemain ini dinilai memiliki kualitas tinggi dan bisa memperkuat lini pertahanan maupun lini tengah Timnas Indonesia dalam menghadapi laga penting di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Menurut pandangan Soha.vn, Timnas Indonesia saat ini sedang menyusun strategi besar di balik layar, meski secara resmi Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan belum ada rencana naturalisasi dalam waktu dekat.
Dalam keterangannya, Erick menyebut bahwa skuad yang ada saat ini dinilai cukup untuk melakoni laga berat kontra China dan Jepang pada Juni 2025.
Namun demikian, media Vietnam tersebut tetap yakin bahwa PSSI tidak tinggal diam. Mereka menilai ada langkah tersembunyi yang sedang dipersiapkan untuk memperkuat Timnas. “Indonesia punya jurus baru, bikin Vietnam dan China kerepotan,” tulis Soha.vn dalam artikelnya.
Mereka menambahkan bahwa strategi ini bisa jadi bukan hanya untuk laga melawan China dan Jepang saja, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang dalam upaya Indonesia menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pascal Struijk dan Kawan-kawan Dianggap Ancaman Serius
Baca Juga: Shayne Pattynama Kian Meredup, Harga Pasar Turun Terus!
Ketiga nama yang disebutkan oleh Soha.vn memang bukan pemain sembarangan. Pascal Struijk saat ini memperkuat Leeds United di Inggris dan memiliki kemampuan bermain sebagai bek tengah maupun gelandang bertahan.
Sementara itu, Miliano Jonathans dan Tristan Gooijer juga dikenal memiliki bakat menjanjikan dan masih berusia muda, sehingga potensial menjadi tulang punggung Garuda di masa depan.
Kehadiran mereka diprediksi akan mengubah wajah Timnas Indonesia secara signifikan.
Hal ini membuat media Vietnam memperkirakan bahwa tidak hanya China yang harus waspada, tetapi juga Vietnam bisa menjadi korban berikutnya jika harus bertemu Indonesia di kompetisi regional seperti SEA Games atau Piala AFF.
Strategi Naturalisasi Indonesia Dinilai Makin Matang
Lebih lanjut, Soha.vn menyebutkan bahwa Indonesia terus konsisten menjalankan proyek naturalisasi sebagai bagian dari pembangunan kekuatan timnas.
Mereka melihat adanya ambisi besar dari PSSI untuk meningkatkan daya saing di level Asia dan dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci