Evaluasi selalu menjadi bagian penting dari setiap pertandingan, dan diskusi internal dijadikan bekal untuk menghadapi laga selanjutnya dengan lebih baik.
Sebaliknya, jika meraih kemenangan, suasana ruang ganti dipenuhi euforia namun tetap dibarengi dengan kesadaran untuk tidak cepat puas.
Sayangnya, usai penampilan di Piala Asia 2023, Elkan Baggott belum lagi mendapatkan panggilan dari pelatih Shin Tae Yong untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pada laga kandang kontra Irak dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang berakhir dengan kekalahan 0-2 untuk Indonesia, Elkan Baggott tidak termasuk dalam skuad yang dipilih. Hal ini memunculkan pertanyaan di kalangan penggemar mengenai masa depan sang bek dalam skuad nasional.
Baggott sendiri merupakan salah satu pemain muda potensial yang sempat digadang-gadang menjadi andalan lini belakang Indonesia di masa depan.
Bermain di klub Inggris dan memiliki postur serta kemampuan duel yang baik, ia sempat menjadi harapan besar publik pencinta sepak bola nasional.
Ketidakhadirannya dalam beberapa laga terakhir tentu menjadi perhatian tersendiri, terutama jika melihat kontribusinya di masa lalu.
Di luar catatan kekalahan dari Irak, perjalanan Indonesia di level internasional sedang memasuki babak baru. Keberhasilan melangkah ke 16 besar Piala Asia menjadi bukti nyata bahwa skuad Garuda mengalami perkembangan signifikan.
Tantangan berikutnya adalah memastikan konsistensi performa di ajang kualifikasi serta memperkuat komposisi pemain yang solid dan kompetitif.
Baca Juga: Selamat Tinggal 5 Pemain Abroad Timnas Indonesia, Mulai Sering Hangatkan Bangku Cadangan
Dalam konteks ini, peran pemain seperti Elkan Baggott tetap relevan. Meski tidak selalu masuk daftar panggil, pengalaman dan kualitasnya tetap berpotensi dibutuhkan di masa mendatang. Dengan usia yang masih muda dan jam terbang internasional yang cukup, bukan tidak mungkin ia kembali dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia di laga-laga penting selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo