Suara.com - Kehadiran para pemain keturunan di skuad Timnas Indonesia semakin memperkaya kualitas permainan tim Merah Putih, terutama di era pelatih Patrick Kluivert.
Dari total 19 pemain diaspora yang dipanggil dalam berbagai kesempatan, sejumlah nama bermain di kompetisi Eropa, termasuk Liga Belgia yang menjadi salah satu destinasi populer bagi pemain Indonesia berdarah Eropa.
Salah satu sosok paling dikenal publik Indonesia dalam konteks ini adalah Sandy Walsh. Bek kanan yang lahir dan besar di Belgia ini sempat memperkuat KV Mechelen selama lima musim, dimulai sejak 2020.
Kariernya di Liga Belgia cukup stabil hingga akhirnya memilih tantangan baru di Yokohama F. Marinos pada Februari 2025. Namun, kepindahannya ke J.League belum memberikan hasil maksimal.
Walsh lebih sering menghuni bangku cadangan dan belum mampu merebut tempat utama, membuat masa depannya di klub Jepang tersebut masih tanda tanya.
Sementara itu, Ragnar Oratmangoen menjadi salah satu pemain yang memulai debutnya di Liga Belgia bersama FCV Dender pada musim panas 2024.
Penyerang yang dikenal dengan kecepatan dan daya jelajahnya itu mencatatkan 20 penampilan dan menyumbang satu gol pada musim perdananya di kompetisi tertinggi Belgia, Jupiler Pro League.
Ia sempat menjadi andalan pelatih dari pekan ke-12 hingga pekan ke-30, namun posisinya di tim utama mulai tergeser hingga absen dalam enam laga terakhir.
Meski demikian, adaptasi Oratmangoen terbilang cukup cepat untuk pemain yang baru hijrah dari Belanda.
Baca Juga: Selamat Datang 5 Pemain Keturunan, Banyak Dibicarakan Jadi Calon Pemain Timnas Indonesia
Nama lain yang juga mencuri perhatian adalah Shayne Pattynama. Bek kiri berpostur tinggi ini direkrut oleh KAS Eupen pada awal tahun 2024. Selama membela klub asal Belgia tersebut, Pattynama telah tampil sebanyak 23 kali, dengan 16 penampilan tercatat pada musim ini.
Sayangnya, perjalanannya tidak mulus karena kerap diganggu cedera. Hal itu berdampak pada performanya yang tidak konsisten, bahkan membuat kontribusinya di level tim nasional menjadi minim. Situasi ini membuat posisinya di skuad Garuda mulai terancam.
Namun di antara para pemain diaspora Indonesia yang berkiprah di Liga Belgia, satu nama mencuat sebagai pemain paling stabil dan bersinar musim ini, yaitu Joey Pelupessy.
Gelandang bertahan yang berpengalaman di berbagai liga Eropa itu resmi bergabung dengan Lommel SK, tim yang bermain di kasta kedua Liga Belgia, sejak Januari 2025.
Sejak kedatangannya, Pelupessy langsung menjadi bagian tak tergantikan di lini tengah tim. Ia telah membukukan 13 penampilan dan mencatatkan satu assist, serta hampir selalu tampil penuh dalam setiap pertandingan.
Performa konsisten Pelupessy menjadikannya sorotan positif di tengah fluktuasi performa pemain diaspora lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Prediksi Skor Kolombia vs Portugal: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara
-
2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan