Padahal dari catatan yang ada, ia lahir pada 11 Oktober 1970.
Penyebabnya adalah Shin Tae-yong merayakan ulang tahun berdasarkan kalender lunar bukan masehi.
Sebagai informasi, kalender lunar adalah kalender lunisolar yang dibentuk dengan menggabungkan kalender bulan dan kalender matahari.
Biasanya, tahun baru Imlek menandai hari pertama dalam kalender lunar. Sebab itu, kalender lunar punya perhitungan berbeda dengan kalender masehi.
Imbasnya ulang tahun Shin Tae-yong pun berbeda setiap tahunnya.
Misal di tahun ini, pelatih Korea Selatan itu merayakan ulang tahun yang ke-55 pada 8 Mei.
Nah, pada 2024 silam, Shin Tae-yong merayakan ulang tahun pada 30 Mei.
Sedangkan pada 2021, ulang tahun mantan pelatih timnas Indonesia tersebut jatuh pada 23 Mei.
Terlepas dari itu, Shin Tae-yong memandang bahwa timnas Indonesia punya kans untuk melaju ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia Cedera dan Absen Jelang Lawan China dan Jepang
Dalam wawancara bersama media Korea Selatan, Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa dirinya percaya timnas Indonesia mampu menyelesaikan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia dengan menempati posisi keempat klasemen akhir Grup C.
"Secara pribadi saya rasa bisa naik sampai posisi keempat. Selama saya di sana, saya membangun fondasi yang kokoh dengan anggota yang ada. Basis pemainnya tidak buruk," ujar Shin Tae-yong, dikutip dari FourFourTwo.
Skuad Garuda sendiri bakal menghadapi dua laga krusial pada Juni 2025 mendatang melawan China serta Jepang.
Berita Terkait
-
Selamat Datang Pemain Keturunan! Andalan Timnas Indonesia U-17 Tak Takut dan Siap Bersaing
-
Selamat Tinggal! Shayne Pattynama Resmi Berpisah dengan KAS Eupen
-
Fun Fact: Mees Hilgers Punya Modal Buka Warung Pasca Pensiun
-
3 Pemain Keturunan yang Bisa Jadi Trio di Lini Belakang Timnas Indonesia U-23
-
3 Alasan Timnas Malaysia Mungkin Tak Berani Ladeni Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey