Suara.com - Sejumlah pemain PSIS Semarang diprediksi akan tetap berjuang menemani Mahesa Jenar pada musim depan meskipun harus terdegradasi ke kasta kedua. Sikap ini didorong oleh loyalitas yang tinggi dari para pemain tersebut.
Terdegradasinya PSIS Semarang ke kasta kedua memang membuat banyak pemain bakal mencari pelabuhan baru demi bisa tetap berkompetisi di kasta tertinggi pada musim 2025/2026 yang akan datang.
Namun, bagi beberapa pemain, memilih bertahan untuk menemani perjuangan Mahesa Jenar di kasta kedua merupakan pilihan yang kemungkinan diambil karena rasa cinta dan loyalitas yang tanpa batas.
Berikut Suara.com menyajikan nama-nama pemain PSIS Semarang yang diprediksi bakal tetap bersikap loyal dan tidak akan pindah memperkuat klub lain ketika berkompetisi di kasta kedua musim depan.
Jika menyebut sosok pemain PSIS Semarang yang paling loyal, nama Septian David Maulana barang kali tak bisa dilupakan. Gelandang serang berusia 28 tahun itu tampaknya punya kesetiaan yang tak perlu dipertanyakan lagi.
Sebab, sejak namanya melejit bersama Timnas Indonesia di kelompok usia muda, Septian David yang awalnya berkarier bersama Mitra Kukar, memilih untuk gabung dengan klub kota kelahirannya pada Januari 2019.
Sejak saat itu, David tak pernah pindah ke lain hati, meskipun ada banyak klub yang mencoba menggodanya. Pemain asal Semarang ini tampaknya bakal tetap setia bersama Mahesa Jenar meski berkompetisi di Liga 2 musim depan.
2. Riyan Ardiansyah
Baca Juga: PSIS Semarang Turun Kasta, 5 Tim Ini Saling Sikut Demi Hindari Degradasi
Tak jauh berbeda dengan Septian David Maulana, Riyan Ardiansyah juga termasuk sosok pemain yang punya kesetiaan yang tinggi bersama PSIS Semarang. Dia sudah menghabiskan banyak waktunya memperkuat Mahesa Jenar.
Riyan tercatat bergabung bersama PSIS sejak Liga 1 2019, ketika direkrut dari Persiwa Wamena. Sejak saat itu, pemain asal Pati, Jawa Tengah, itu sudah tak pernah lagi pindah klub karena loyal bersama PSIS.
Bukan tidak mungkin, karena loyalitasnya yang tanpa batas tersebut, Riyan akan tetap setia menemani perjuangan Mahesa Jenar di Liga 2 musim depan.
3. Paulo Gali Freitas
Jika dua nama sebelumnya adalah pemain-pemain lokal, ada satu nama amunisi impor yang diprediksi bakal tetap bersedia untuk membantu perjuangan PSIS di kasta kedua, yakni Paulo Gali Freitas.
Winger asal Timor Leste ini punya utang budi yang cukup besar kepada Mahesa Jenar. Sebab, PSIS Semarang lah yang pertama kali merekrutnya dari Timor Leste dan membuat namanya semakin dikenal.
Gali juga punya rasa cinta yang cukup tinggi untuk tim asal Kota Atlas itu. Rasa nyaman dan kecintaan inilah yang bisa saja mendorong Gali untuk mengarungi Liga 2 bersama PSIS pada musim depan.
Itulah tiga nama pemain PSIS Semarang yang diprediksi akan tetap setia membela Mahesa Jenar meski harus turun kasta ke Liga 2 pada musim 2025/2026.
Sikap loyalitas mereka menjadi angin segar bagi para pendukung PSIS, yang tentu merasa terpukul dengan kenyataan pahit terdegradasinya tim kesayangan mereka.
Dalam kondisi sulit seperti ini, keberadaan pemain-pemain yang bersedia bertahan sangat penting untuk menjaga stabilitas tim, baik dari sisi teknis di lapangan maupun dari segi semangat dan moral seluruh skuad.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
PSIS Semarang Turun Kasta, 5 Tim Ini Saling Sikut Demi Hindari Degradasi
-
Gagal Hindari PSIS dari Degradasi, Bintang Timor Leste Kecewa Berat
-
'Terpatri Semua Kenangan': Tangis Dokter Cantik Ini Pecah Usai PSIS Semarang Degradasi
-
4 Klub Legendaris yang Pernah Degradasi dari Kasta Tertinggi, PSIS Semarang Jadi yang Terbaru
-
Perjalanan PSIS: Pekan I Keok hingga Jadi Tim Pertama Terdegradasi
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Kasus Hukum Eks Arsenal Thomas Partey Kian Berat, Dakwaan Pemerkosaan Bertambah Jadi Tujuh
-
Diego Simeone Butuh Pemain Berpengalaman, Bek Manchester City Jadi Target Panas Atletico
-
Kacau! Arda Guler Korban Bully di Ruang Ganti Real Madrid, Terduga Pelaku Pemain Senior
-
Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
-
Napoli Renovasi Stadion Diego Maradona: Lintas Atletik Dibongkar, Telan Dana Rp3,5 T
-
Jelang Pisa vs Milan, Massimiliano Allegri Ogah Pikirkan Perebutan Scudetto
-
Taktik Cerdas Real Madrid Tambah Pundi-pundi Uang, Jual Pemain Muda Raup Untung Rp220 M
-
Kai Havertz Cedera Lagi! Arsenal Terancam Dikudeta dari Puncak Klasemen?
-
Ucap Inggris Dijajah Imigran, Pemilik Manchester United Terancam Sanksi Berat