Suara.com - Kehadiran pemain keturunan di Liga 1 Indonesia kian menjadi perbincangan hangat. Dua nama yang kini jadi sorotan adalah Shayne Pattynama dan Thom Haye. Keduanya merupakan pemain keturunan Indonesia yang berpotensi meramaikan kompetisi tertinggi sepak bola Tanah Air musim depan.
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, menyatakan pihaknya sangat terbuka menyambut kepulangan para pemain keturunan ke kompetisi domestik.
Baginya, jika mereka memilih bermain di Liga 1, hal itu akan memberikan dampak positif bagi perkembangan liga secara keseluruhan.
“Saya banyak mendengar kabar soal pemain keturunan yang tertarik main di sini. Kalau itu benar terjadi, tentu akan menambah semarak dan eksposur Liga 1,” ungkap Ferry dalam jumpa pers di Kantor PT LIB, Senayan, Jakarta Selatan.
Sinyal kedatangan pemain keturunan juga diperkuat pernyataan Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara Presisi FC, Sumardji, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN).
Ia menyebut Bhayangkara berpotensi merekrut pemain timnas yang jarang mendapat menit bermain di klub luar negeri.
Sumardji menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan beberapa nama, meski belum bersedia mengungkapkan siapa saja pemain yang dibidik.
Ia hanya memberikan petunjuk bahwa Bhayangkara selalu menyimpan kejutan setiap musim, seperti ketika mereka merekrut Radja Nainggolan pada musim 2023/2024.
"Ada lah," kata dia secara singkat pada 22 April.
Baca Juga: Persib Bandung Ogah Leha-leha, Bojan Hodak: Kalah, Kehilangan Hormat!
Beberapa pemain keturunan Indonesia memang sedang berada dalam fase transisi karier. Shayne Pattynama, misalnya, memutuskan mengakhiri kontraknya lebih cepat dengan klub Belgia, KAS Eupen, setelah kesulitan mendapatkan tempat reguler di tim utama.
Kini, statusnya sebagai free agent membuat banyak klub termasuk dari Liga 1 berpeluang merekrutnya tanpa biaya transfer.
Sementara itu, gelandang berpengalaman Thom Haye juga tengah menanti kepastian masa depan usai Almere City terdegradasi dari Eredivisie.
Kontraknya bersama klub Belanda itu akan berakhir pada 30 Juni 2025. Meski memiliki kans bertahan di Eropa, Haye pernah mengutarakan minatnya untuk menjajal atmosfer Liga 1, bahkan menyebut laga panas Persija vs Persib sebagai salah satu yang ingin ia rasakan secara langsung.
Tidak hanya Shayne dan Haye, nama lain seperti Jordi Amat juga masuk radar klub Liga 1.
Bek tengah naturalisasi berusia 33 tahun ini akan berstatus bebas transfer usai kontraknya bersama Johor Darul Ta'zim (JDT) berakhir pada 31 Mei mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Merah Putih Berkibar di 4 Negara, WNI Ikut Doakan Korban Gempa NTT
-
Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!
-
Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang
-
6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three
-
Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora
-
BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini
-
Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini
-
5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless
-
Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa
-
Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah