Suara.com - Kabar buruk untuk fans sepak bola Tanah Air setelah salah satu investor Swansea City yang baru Luca Modric tidak melepas pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On alias bertahan di tim.
Seperti diketahui, Nathan Tjoe-A-On nyaris tidak pernah merasakan menit bermain bersama tim yang berkompetisi di divisi Championship Inggris tersebut.
Nathan Tjoe-A-On pada musim 2024/2025 baru tiga kali bermain, satu di Championship, sisanya di Carabao Cup.
Catatan yang bisa dikatakan miris sebagai pemain berlabel Timnas Indonesia, bahkan ia 16 kali tak masuk dalam daftar skuad Swansea dalam sebuah pertandingan.
Baru-baru ini, Swansea City di bawah Luca Modric sebagai jajaran investor baru mengumumkan siapa saja pemain yang dilepas, namun tidak ada nama Nathan Tjoe-A-On di dalamnya.
Kabar ini bisa menjadi angin segar sekaligus informasi buruk yang memperpanjang status sang pemain sebagai camat di Swansea City.
Dalam pengumuman tersebut, Swansea City melepas dua legenda klub mereka yaitu Joe Allen dan Kyle Naughton.
Pemain lain yang dicoret adalah Cyrus Christie, Kristian Pedersen, dan Jon McLaughlin juga dilepas karena kontraknya berakhir.
Nathan Tjoe-A-On masih ada dalam daftar 43 pemain yang bertahan dki Swansea City untuk musim depan. Untuk diketahui, Nathan masih terikat kontrak bersama timnya saat ini.
Baca Juga: Profil Gary Rowett, Pelatih yang Beri Kesempatan Marselino Ferdinan Debut di Championship
Akan tetapi, kabar ini masih bisa saja berubah karena Nathan Tjoe-A-On berpotensi pergi meninggalkan Swansea City.
Nathan Tjoe-A-On harus berpikir keras, demi mendapatkan menit bermain lebih banyak, daripada hanya menjadi cadangan saja.
Jika memutuskan bertahan, Nathan Tjoe-A-On wajib bekerja keras buat mendapat kepercayaan dari pelatih.
Penampilan Nathan bersama tim juga berpengaruh di Timnas Indonesia, karena Pelatih Patrick Kluivert ingin anak asuhannya banyak mendapat menit bermain di timnya masing-masing.
Terdekat, Timnas Indonesia akan berlaga dalam lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni mendatang.
Skuad Garuda terlebih dahulu akan menghadapi China dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit