Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert resmi memanggil 32 nama untuk mengikuti training camp (TC) di Bali.
TC itu dalam rangka persiapan menghadapi lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China dan Jepang.
Ada 32 pemain yang dipanggil Kluivert dan sudah dirilis langsung PSSI.
Salah satu sosok yang mendapat panggilan adalah 'si anak hilang' yakni winger Borneo FC, Stefano Lilipaly.
Pemain berusia 35 tahun itu sudah cukup lama tidak mengenakan seragam Timnas Garuda, yakn nyaris setahun absen.
Namun, Kluivert memanggilnya sebagai pengganti Ragnar Oratmangoen, yang dilaporkan belum pulih sepenuhnya dari infeksi virus.
Meski berstatus "pengganti darurat", pengalaman dan fleksibilitas Lilipaly tetap menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia.
Di usianya yang tak muda lagi, Lilipaly membuktikan bahwa kualitas tak pernah lekang oleh waktu.
Ia bisa bermain di beberapa posisi menyerang dan menjadi pengatur ritme permainan, dua hal yang bisa sangat berguna saat laga menentukan nanti.
Baca Juga: Sudah Berada di Bali, Ini 3 Alasan Elkan Baggott Tak Dipanggil Timnas Indonesia Versi Netizen
Sontak saja, kembali dipanggilnya Stefano Lilipaly ke Timnas Indonesia mendapat sambutan dari warganet.
Hal itu terlihat dari unggahan akun Instagram @timnasindonesia.
"Mas @stefanolilipaly is back," tulis @hendro12***.
"Stefano is back," tulis @asea***.
"Lilipaly is back yoo," tambah @suherm***.
"Stefano Lilipaly is back!," timpal @menter***.
"Lilipaly akhirnya. Berarti memang nggak cocok di STY saja. Padahal dia gacor," tulis @samuel***.
Dalam daftar kali ini, sejumlah pemain andalan yang selama ini menjadi tulang punggung Timnas tetap menjadi pilihan utama.
Nama-nama seperti Jordi Amat, Rizky Ridho, dan Marselino Ferdinan kembali mengisi daftar yang dirilis PSSI. Meski begitu, ada juga beberapa perubahan menarik yang cukup menyita perhatian.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah absennya Ragnar Oratmangoen, pemain naturalisasi yang sebelumnya menjadi bagian penting dalam skuad Garuda.
Tidak tercantumnya nama Ragnar menjadi perbincangan tersendiri di kalangan pengamat sepak bola nasional, mengingat kontribusinya cukup konsisten di laga-laga sebelumnya.
Sebaliknya, Asnawi Mangkualam yang sempat tidak dilibatkan pada agenda FIFA Matchday bulan Maret, kini kembali dipanggil untuk memperkuat sisi kanan pertahanan.
Performa impresif Asnawi di Liga Thailand dinilai menjadi salah satu faktor utama kembalinya pemain ini ke Timnas.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, juga memberikan kejutan dengan memanggil beberapa pemain yang tampil gemilang di kompetisi Liga 1.
Nama-nama seperti Stefano Lilipaly, Septian Bagaskara, serta duet kembar Sayuri—Yakob dan Yance—ikut serta dalam pemusatan latihan kali ini.
Begitu pula dengan Reza Arya, kiper muda berbakat yang semakin menunjukkan kematangannya di bawah mistar gawang.
Skuad Garuda akan menghadapi dua laga krusial pada bulan Juni, yakni menghadapi China pada 5 Juni di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Setelah itu, Indonesia dijadwalkan terbang ke Jepang untuk menantang tim tuan rumah pada 10 Juni. Kedua laga ini sangat menentukan peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Saat ini, Timnas Indonesia menempati posisi keempat di klasemen grup dengan raihan sembilan poin.
Meskipun persaingan cukup ketat, peluang Indonesia untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 ataupun melaju ke babak keempat masih terbuka lebar, asalkan mampu memaksimalkan dua laga terakhir dengan hasil positif.
Pemusatan latihan yang akan dijalani para pemain ini diharapkan menjadi ajang pematangan strategi, peningkatan chemistry antar pemain, serta penguatan fisik dan mental untuk menghadapi dua lawan kuat.
Pengalaman bertanding melawan tim seperti Jepang juga dianggap menjadi kesempatan penting untuk mengukur level permainan Timnas saat ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama
-
Bergulir Bulan Depan, Inilah Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Eks Presiden FIFA Ngamuk ke Donald Trump, Sebut 2 Negara Ini Dapat 'Recehan' di Piala Dunia 2026
-
Pulih dari Cedera, Marc Klok Siap Tampil saat Persib Bandung Hadapi Madura United