"Lilipaly akhirnya. Berarti memang nggak cocok di STY saja. Padahal dia gacor," tulis @samuel***.
Dalam daftar kali ini, sejumlah pemain andalan yang selama ini menjadi tulang punggung Timnas tetap menjadi pilihan utama.
Nama-nama seperti Jordi Amat, Rizky Ridho, dan Marselino Ferdinan kembali mengisi daftar yang dirilis PSSI. Meski begitu, ada juga beberapa perubahan menarik yang cukup menyita perhatian.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah absennya Ragnar Oratmangoen, pemain naturalisasi yang sebelumnya menjadi bagian penting dalam skuad Garuda.
Tidak tercantumnya nama Ragnar menjadi perbincangan tersendiri di kalangan pengamat sepak bola nasional, mengingat kontribusinya cukup konsisten di laga-laga sebelumnya.
Sebaliknya, Asnawi Mangkualam yang sempat tidak dilibatkan pada agenda FIFA Matchday bulan Maret, kini kembali dipanggil untuk memperkuat sisi kanan pertahanan.
Performa impresif Asnawi di Liga Thailand dinilai menjadi salah satu faktor utama kembalinya pemain ini ke Timnas.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, juga memberikan kejutan dengan memanggil beberapa pemain yang tampil gemilang di kompetisi Liga 1.
Nama-nama seperti Stefano Lilipaly, Septian Bagaskara, serta duet kembar Sayuri—Yakob dan Yance—ikut serta dalam pemusatan latihan kali ini.
Baca Juga: Sudah Berada di Bali, Ini 3 Alasan Elkan Baggott Tak Dipanggil Timnas Indonesia Versi Netizen
Begitu pula dengan Reza Arya, kiper muda berbakat yang semakin menunjukkan kematangannya di bawah mistar gawang.
Skuad Garuda akan menghadapi dua laga krusial pada bulan Juni, yakni menghadapi China pada 5 Juni di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Setelah itu, Indonesia dijadwalkan terbang ke Jepang untuk menantang tim tuan rumah pada 10 Juni. Kedua laga ini sangat menentukan peluang Indonesia untuk melangkah lebih jauh di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Saat ini, Timnas Indonesia menempati posisi keempat di klasemen grup dengan raihan sembilan poin.
Meskipun persaingan cukup ketat, peluang Indonesia untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026 ataupun melaju ke babak keempat masih terbuka lebar, asalkan mampu memaksimalkan dua laga terakhir dengan hasil positif.
Pemusatan latihan yang akan dijalani para pemain ini diharapkan menjadi ajang pematangan strategi, peningkatan chemistry antar pemain, serta penguatan fisik dan mental untuk menghadapi dua lawan kuat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United
-
Timnas Futsal Indonesia Tak Gentar Hadapi 6 Jebolan Piala Dunia Milik Thailand di Final
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?