Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memutuskan membawa lima kiper untuk pemusatan latihan (TC). Salah satu nama baru yang dipanggilnya adalah Reza Arya. Siapa dia?
Belum lama ini, Patrick Kluivert telah mengumumkan skuad Timnas Indonesia yang akan dibawanya untuk menjalani pemusatan latihan pada akhir Mei ini.
Total ada 32 pemain yang dipanggil oleh pelatih asal Belanda tersebut untuk mengikuti pemusatan latihan di Bali.
Dari 32 pemain itu, pendukung Timnas Indonesia dibuat keheranan dengan keputusan Patrick Kluivert yang memanggil lima kiper.
Di ‘Garuda Calling’ untuk Maret lalu, pelatih berusia 48 tahun itu hanya membawa empat kiper. Namun untuk pemusatan latihan kali ini, dirinya memutuskan memanggil lima kiper.
Satu nama baru di sektor penjaga gawang itu adalah Reza Arya yang notabene adalah penjaga gawang milik klub Liga 1, PSM Makassar.
Pemanggilan Reza Arya ini mengundang tanda tanya besar. Selain stok kiper melimpah, seharusnya slot yang ditempatinya bisa diisi oleh pemain lainnya seperti Elkan Baggott yang tak dipanggil.
Untuk menjawab keheranan pendukung Timnas Indonesia tersebut, tak ada salahnya untuk mengupas sosok Reza Arya. Seperti apa kiprahnya hingga dipanggil oleh Patrick Kluivert?
Kiper Andalan PSM Makassar
Baca Juga: Didampingi Sosok Ini, Pratama Arhan Tonton Laga Semen Padang Lawan Persik
Reza Arya Pratama merupakan kiper andalan milik PSM Makassar yang lahir pada 18 Mei 2000 di Parepare, Sulawesi Selatan.
Kiper berusia 25 tahun itu meniti kariernya dari PPLP Sulsel dan berlanjut ke akademi PSM medio 2017 hingga 2019.
Usai dua tahun menimba ilmu di PPLP dan akademi PSM, Reza Arya kemudian dipromosikan oleh Juku Eja ke tim utama pada 2019 dengan status sebagai kiper pelapis.
Status sebagai kiper pelapis itu dipegang Reza Arya cukup lama. Ia baru mendapat kesempatan bersama PSM pada 2022 di ajang Piala Presiden.
Usai debut bagi PSM di Piala Presiden 2022, Reza Arya langsung jadi andalan di bawah mistar Juku Eja untuk bersaing di Liga 1 2022/2023 dan Piala AFC.
Di musim pertamanya sebagai kiper utama, Reza Arya mampu membawa PSM menjadi kampiun Liga 1 2022/2023 mencetak 14 Clean Sheets dan hanya kebobolan 24 gol dari 33 laga.
Di musim berikutnya, yakni Liga 1 2023/2024, Reza Arya menunjukkan konsistensinya di bawah mistar, dengan mencatatkan 11 Clean Sheets dan kebobolan 30 gol dari 29 laga.
Namun sayangnya performanya menurun musim ini. Di Liga 1 2024/2025 ini, Reza Arya sudah kebobolan 22 gol dari 17 laga dan hanya mencatatkan 3 Clean Sheets.
Karena kiprah apiknya bersama PSM itu Reza Arya sempat dipanggil ke Timnas Indonesia era Shin Tae-yong pada 2023 lalu.
Sayangnya, Reza Arya tak mendapat kesempatan untuk melakoni debut dan kemudian diabaikan oleh Shin Tae-yong seiring moncernya Ernando Ari Sutaryadi.
Kini, Reza Arya dipanggil kembali ke Timnas Indonesia era Patrick Kluivert untuk bersaing dengan empat kiper lainnya, yakni Maarten Paes, Emil Audero, Ernando Ari, dan Nadeo Argawinata.
Dengan posturnya yang mencapai 1,88 meter dan statistiknya di Liga 1 bersama PSM, bisa saja Reza Arya terpilih menjadi satu dari tiga kiper yang diandalkan Timnas Indonesia pada Juni mendatang.
(Felix Indra Jaya)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Buntut Kasus Rasisme Vinicus Jr, Bakal Ada Sanksi Berat untuk Pemain yang Tutup Mulut di Lapangan
-
Benfica Dicap Klub Problematik: Bela Gianluca Prestianni, Tutup Mata Ulah Rasis Suporter
-
Lilian Thuram Serang Jose Mourinho: Itu Pola Pikir Narsisme Kulih Putih!
-
Cetak Gol Beruntun, Pemain Keturunan Ini Beri Sinyal Positif Gabung Skuad Garuda Asuhan John Herdman
-
AC Milan Tersandung di Como: Game Over Perebutan Scudetto, Tiket Liga Champions Jadi Prioritas
-
Krisis Pemain Inter Jelang Lawan Lecce: Lautaro Martinez Absen, Chivu Siapkan Skenario Terburuk
-
Arsenal Menang atau Turun dari Puncak Klasemen, Arteta Dibuat Senewen Jelang Lawan Tottenham
-
Kartu Merah Uilliam Jadi Sorotan, Sergio Castel Tahan Diri Komentari Wasit Majed Al-Shamrani
-
Jamie Carragher Bahagia Arsenal Terpeleset tapi Tak Mau Man City Juara Premier League
-
Saingi Emil Audero, Kayne van Oevelen Kiper Berdarah Surabaya Bisa Diincar Timnas Indonesia