Suara.com - Musim Eredivisie 2024-2025 baru saja berakhir, namun dua pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers dan Calvin Verdonk, masih harus berjuang menentukan nasib tim mereka untuk tampil di UEFA Conference League (UECL).
Pada pekan terakhir, PSV Eindhoven berhasil meraih gelar juara setelah mengalahkan Ajax Amsterdam dengan selisih 1 poin.
Sementara itu, persaingan di zona degradasi dan play-off UECL berlangsung sengit.
Almere City dan RKC Waalwijk dipastikan terdegradasi, sementara Willem II akan menjalani play-off degradasi melawan tim dari Eerste Divisie.
Untuk play-off UECL, empat tim berebut tiket Eropa, yakni AZ Alkmaar, Twente, NEC Nijmegen, dan Heerenveen.
Twente, yang diperkuat Mees Hilgers, bertemu NEC Nijmegen yang memiliki Calvin Verdonk dalam laga play-off yang sangat menentukan.
[Dok. IG NEC Nijmegen]
Go Ahead Eagles, yang finis di peringkat 7, sudah memastikan tiket ke Europa League setelah menjuarai KNVB Cup, membuat peringkat 9, Heerenveen, mendapat kesempatan play-off.
Laga terakhir Twente harus berakhir dengan kekalahan 0-2 dari Ajax, di mana Mees Hilgers membuat kesalahan fatal yang menyebabkan gol pertama Ajax.
Kesalahan itu mendapat kritik pedas dari komentator ESPN yang menyebut Hilgers kehilangan fokus sejak bergabung dengan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Blunder Mees Hilgers Disorot Media Asing, Pemain Termahal di ASEAN Bikin Kesalahan Besar
Di sisi lain, NEC Nijmegen, yang diperkuat Verdonk, berhasil mencatatkan tiga kemenangan beruntun, mengamankan tempat di play-off.
Bentrok antara Mees Hilgers dan Calvin Verdonk akan terjadi pada 22 Mei 2025, dan pemenangnya akan melaju ke final pada 25 Mei 2025.
(Instagram/@meeshilgerss)
Namun, final yang dilaksanakan pada 25 Mei ini berpotensi mengganggu jadwal keduanya untuk bergabung ke pemusatan latihan Timnas Indonesia yang dimulai pada 26 Mei 2025.
Dengan hanya beberapa hari tersisa, baik Mees maupun Calvin mungkin akan terlambat bergabung dengan TC Timnas Indonesia.
Kedua pemain harus menghadapi dilema besar antara perjuangan klub mereka di Eropa dan panggilan untuk membela Timnas Indonesia.
Akan menarik untuk melihat siapa yang akhirnya akan bergabung lebih awal dengan skuad Garuda, dan siapa yang akan terlambat karena kesibukan di level klub.
Berita Terkait
-
Siapa Kenneth Perez? Pengamat Asing yang Sebut Mees Hilgers Bodoh dan Tak Punya Otak
-
Mohon Maaf Jay Idzes Konfirmasi Tak Bisa Main: Saya Dukung dari Bangku Penonton
-
Mees Hilgers Babak Belur, Kini Dianggap Bodoh Oleh Pelatih Sendiri!
-
Patrick Kluivert Pusing, Pemain Keturunan Kepulauan Tanimbar Batal Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting
-
Saga Transfer Berakhir: Fenerbahce Boyong N'Golo Kante dari Al-Ittihad
-
Apes, Alejandro Garnacho Kena Sial Usai Sindir Manchester United
-
Kontribusi Minim, Apa Kegunaan Viktor Gyokeres di Arsenal?
-
Mengenal Lebih Dekat Ardiansyah Nur Kapten Timnas Futsal Indonesia yang Cetak Sejarah di Piala Asia
-
Ragnar Oratmangoen Batal Gabung Persib Bandung?
-
Dari Jayapura ke Panggung Asia: Wendy Brian Ick, Motor Kemenangan Timnas Futsal Indonesia