Suara.com - Kembalinya Asnawi Mangkualam ke dalam skuad Timnas Indonesia menjadi sorotan penting menjelang dua laga krusial melawan China dan Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Bukan sekadar nama lama yang kembali dipanggil, kehadiran Asnawi justru mempertegas bahwa eks PSM Makassar itu memang punya kualitas untuk kembali berada di skuad Garuda.
Setelah absen dalam empat pertandingan terakhir Timnas, Asnawi kini kembali masuk dalam daftar 32 pemain yang dipanggil pelatih kepala Kluivert.
Kepulangannya bukan sekadar formalitas, tetapi di atas kertas bisa dianggap langkah strategis yang mampu memberikan dimensi baru bagi skuad Garuda, terutama di sektor kanan pertahanan.
Bersama Port FC di Thai League 1, Asnawi tampil impresif. Ia hanya melewatkan dua pertandingan dari total 30 laga musim ini, memperlihatkan konsistensi dan kebugaran yang prima.
Meski secara statistik hanya mencetak satu gol dan satu assist, kontribusinya tak bisa dinilai semata dari angka.
Peran Asnawi dalam menjaga stabilitas lini belakang dan kemampuannya membaca permainan telah menjadi nilai tambah tersendiri.
Ia bukan hanya pelengkap, tetapi komponen penting yang bisa menjaga keseimbangan tim dalam situasi penuh tekanan.
Salah satu alasan kuat di balik pemanggilan Asnawi adalah fleksibilitasnya.
Baca Juga: Sehebat Apa Rodrigo Holgado? Pemain Keturunan Incaran Malaysia
Ia mampu bermain sebagai bek kanan dalam formasi empat bek, maupun sebagai wingback kanan dalam skema tiga bek.
Hal ini memberi ruang lebih luas bagi Kluivert untuk berkreasi, terutama dengan formasi seperti 3-4-3, 4-3-3, atau 4-2-3-1.
Selain itu, Asnawi juga dapat diandalkan sebagai gelandang sayap atau pemain rotasi di lini tengah jika situasi mengharuskannya.
Kemampuan multifungsi ini menjadi aset yang sangat berharga dalam menghadapi lawan tangguh seperti Jepang yang dikenal memiliki pressing tinggi dan pola permainan cepat.
Di sektor kanan, persaingan memang sangat ketat. Nama-nama seperti Kevin Diks, Yakob Sayuri, dan Sandy Walsh juga masuk dalam radar utama.
Namun, Asnawi memiliki satu hal yang mungkin tidak dimiliki pemain lain: pengalaman internasional dan statusnya sebagai kapten sejak 2023.
Berita Terkait
-
Tetap Dipanggil, Takefusa Kubo Emban Misi Khusus Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Perbandingan Nilai Pasar Timnas Indonesia vs China Jelang Bentrokan
-
Ucapan Shin Tae-yong Jelang Timnas Indonesia vs China Diungkit Media Asing
-
Mees Hilgers dalam Kesulitan, Pulih atau Tidak Tetap Telat Gabung Timnas Indonesia
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly Langsung Beri Pembuktian
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
Terkini
-
Beckham Putra Ungkap Alasan Selebrasi Ice Cold saat Kalahkan Persija Jakarta
-
Muka Masam Sir Alex Ferguson Usai Manchester United Ulangi Rekor Buruk 44 Tahun Lalu
-
Kronologis Amukan Antonio Conte, Tendang Botol Minum, Teriak-teriak hingga Semprot Wasit
-
Ditolak Tunisia, Patrick Kluivert Tak Laku Usai Dipecat dari Timnas Indonesia
-
Statistik Miris Gyokeres Tertutup dengan Kehebatan Arsenal, The Gunners Kena Prank Rp1,44 T
-
Panggung Perdana John Herdman: Pimpin Timnas Indonesia Lawan Raksasa Eropa
-
Viral Gol Haram Tercipta di Laga Liga 2, Exco PSSI Janji Akan Evaluasi Wasit
-
Persembahkan 4 Gelar, Ini Kata-kata Hansi Flick Usai Bawa Barcelona Hajar Real Madrid di Final
-
John Herdman Kurang Fit, Kelelahan?
-
Alessandro Bastoni Bongkar Kesalahan Inter Usai Ditahan Napoli: Kami Seharusnya Bisa Menang!