- Inter Milan ditahan Napoli 2-2 di Giuseppe Meazza; Bastoni mengakui adanya kesalahan antisipasi dalam kebobolan dua gol timnya.
- Meskipun imbang, Bastoni melihat kemajuan positif pada mentalitas dan intensitas permainan Inter di paruh pertama musim ini.
- Hasil imbang ini memastikan Inter tetap memimpin klasemen Serie A dengan 43 poin, diikuti Milan dan Napoli.
Suara.com - Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, mengakui timnya melakukan sejumlah kesalahan saat ditahan imbang Napoli 2-2 pada lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (12/1) dinihari WIB.
Meski demikian, Bastoni menegaskan hasil tersebut tetap harus dipandang secara positif, terlebih Inter masih kokoh di puncak klasemen.
Laga berlangsung sengit, mencerminkan ketatnya persaingan Scudetto musim lalu.
Inter membuka keunggulan lebih dulu melalui sepakan menyudut Federico Dimarco. Namun Napoli merespons lewat Scott McTominay, yang menebus kesalahannya pada proses gol Inter.
Inter kembali memimpin setelah Hakan Calhanoglu sukses mengeksekusi penalti, keputusan yang memicu kemarahan pelatih Napoli, Antonio Conte.
Napoli kembali bangkit, dengan McTominay mencetak gol keduanya untuk memastikan skor akhir 2-2. Di masa injury time, Inter nyaris mengunci kemenangan, tetapi peluang Henrikh Mkhitaryan hanya membentur tiang gawang.
Bastoni tak menampik Inter seharusnya bisa tampil lebih baik dalam mengantisipasi dua gol Napoli. Namun ia melihat adanya kemajuan signifikan dari sisi mentalitas dan ketajaman tim.
“Ada detail-detail yang jelas perlu kami perbaiki. Kami seharusnya bisa lebih baik saat kebobolan,” kata Bastoni kepada DAZN Italia.
“Namun saya melihat langkah maju yang nyata dari segi mentalitas dan intensitas permainan.”
Baca Juga: Scott McTominay Puji Mental Baja Napoli, Sindir Inter Milan Usai Hasil Imbang
Menurut Bastoni, kualitas Napoli juga patut diapresiasi.
“Mereka memiliki pemain-pemain level atas. Secara keseluruhan, saya rasa paruh pertama musim kami sangat bagus. Tidak mudah membangun ulang tim setelah bertahun-tahun, dan sejauh ini kampanye kami positif.”
“Saat kebobolan, selalu ada rangkaian kesalahan. Napoli tim kuat, jadi terlepas dari semuanya, saya melihat pertandingan ini secara positif,” ujarnya.
“Detail kecil yang membuat perbedaan. Jika tidak ada kesalahan, setiap pertandingan akan berakhir 0-0.”
Hasil imbang ini membuat peta persaingan gelar tidak berubah. Inter memimpin klasemen dengan 43 poin, disusul AC Milan (40 poin) dan Napoli (39 poin).
AS Roma menyamai poin Napoli, sementara Juventus berpeluang menyusul. Menariknya, tiga tim teratas masih memiliki satu laga tunda yang akan dimainkan pada pertengahan pekan depan.
Kontributor: M. Faqih
Berita Terkait
-
Scott McTominay Puji Mental Baja Napoli, Sindir Inter Milan Usai Hasil Imbang
-
Inter Milan Ditahan Imban Napoli, Chivu Sebut Perebutan Scudetto Bakal Panas hingga Akhir Musim
-
Brace Scott McTominay Gagalkan Kemenangan Inter Milan Saat Menjamu Napoli
-
Jelang Inter Milan vs Napoli, Hakan Calhanoglu Ungkap Pernyataan Mengejutkan
-
Inter Milan vs Napoli: Chivu Percaya Pemain Muda, Zielinski dan Bisseck Disiapkan Jadi Starter
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Piala Dunia 2026 Makin Canggih! Drone Penyelamat Siaga di Setiap Stadion
-
Dia yang Minta! Mikel Arteta Beberkan Alasan Gabriel Jadi Eksekutor Terakhir Arsenal
-
Arsenal Kalah di Final UCL, Martin Keown Desak Arteta Belanja di Posisi Ini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!