Suara.com - Menjelang pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia harus menghadapi kenyataan bahwa lima pemain kunci mereka dipastikan absen. Meski begitu, semangat dan tekad tim tetap tinggi, dipimpin oleh sang kapten, Jay Idzes, yang menegaskan pentingnya kekompakan dan kesiapan semua pemain untuk menggantikan peran yang ditinggalkan.
Jay Idzes menanggapi situasi absennya beberapa pemain dengan tenang dan penuh keyakinan. Menurutnya, perubahan komposisi dalam skuad nasional adalah hal yang lumrah di dunia sepak bola.
Jay Idzes menekankan bahwa setiap pemain di tim memiliki pemahaman yang sama mengenai filosofi bermain yang diusung oleh pelatih serta tanggung jawab mereka saat mengenakan seragam Garuda.
Salah satu pemain yang tidak dapat ikut serta adalah Eliano Reijnders, yang harus mendampingi keluarganya menyambut kelahiran anak pertamanya.
Absennya Reijnders dianggap wajar dan manusiawi oleh Jay, yang percaya bahwa keluarga tetap menjadi prioritas bagi setiap individu, termasuk pesepakbola profesional.
Selain Eliano, Ragnar Oratmangoen dan Sandy Walsh juga dipastikan absen karena mengalami gangguan fisik.
Sementara itu, dua pemain lainnya, Maarten Paes dan Marselino Ferdinan, harus menjalani hukuman akibat akumulasi kartu, sehingga tidak bisa dimainkan saat melawan China.
Kendati demikian, keduanya diperkirakan akan kembali memperkuat Timnas saat menghadapi Jepang pada laga berikutnya, tanggal 10 Juni.
Jay Idzes menyampaikan bahwa ketidakhadiran para pemain tersebut bukanlah alasan untuk melemahkan semangat tim.
Baca Juga: Patrick Kluivert: Hati-hati dengan Timnas Indonesia
Jay Idzes yakin bahwa pemain-pemain pengganti siap tampil maksimal dan memberikan kontribusi penting.
Menurutnya, kesempatan seperti ini justru membuka ruang bagi pemain lain untuk membuktikan kualitas mereka dan menunjukkan bahwa mereka layak membela Timnas Indonesia.
"Iya itu bisa terjadi. Seperti yang sudah dikatakan pelatih. Misalnya, Eliano Reijnders baru saja menjadi ayah. Itu hal yang wajar. Ini memang normal dalam dunia sepak bola," kata Jay Idzes di Bali, Minggu (
Situasi ini menunjukkan bahwa kedalaman skuad Timnas Indonesia menjadi salah satu kekuatan yang terus dikembangkan.
Pelatih Justin Kluivert dan tim pelatih telah melakukan pemusatan latihan intensif di Bali selama satu pekan penuh sebagai bagian dari persiapan menjelang laga kontra China.
Agenda latihan berlangsung sejak akhir Mei dan ditutup pada Sabtu (31/5), sebelum tim bertolak ke Jakarta untuk persiapan akhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia