Suara.com - Media asal Indonesia dilarang meliput latihan tim nasional China yang berlangsung di Lapangan A, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (3/6/2025) malam WIB.
Bukan cuma itu saja, aroma tidak sedap seperti bau sampah menyengat di area lapangan tempat China berlatih.
Tidak diketahui dari mana asal bau sampah itu berasal, namun membuat awak media asal Indonesia yang berada di depan pintu gerbang lapangan A merasa tidak nyaman.
Belum diketahui apakah aroma tidak sedap tersebut sampai ke dalam lapangan yang bisa saja mengganggu latihan.
Adapun rombongan China datang menggunakan bus sekitar pukul 18.45 WIB untuk berlatih.
Pengawalan ketat langsung dilakukan ketika tim nasional China datang hingga memasuki area lapangan.
Awak media asal Indonesia diberi batas cukup jauh sehingga agak sulit mengambil gambar.
Pihak China hanya membolehkan awak media yang berasal dari negaranya saja untuk meliput.
Kain hitam menutupi sepanjang pagar yang berada di Lapangan A sehingga sama sekali tidak terlihat dari luar.
Baca Juga: Debut Lawan Cina, Emil Audero Ungkap Kondisi Terkini Skuad Timnas Indonesia
Sama seperti China, Timnas Indonesia pun menggelar latihan tertutup setelah kemarin terbuka diliput awak media.
Kedua tim akan berhadapan dalam laga matchday delapan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (Stadion GBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni mendatang.
Bagi kedua kesebelasan laga ini sangat penting buat dimenangkan buat menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
China tidak boleh kalah melawan Timnas Indonesia karena bisa langsung tersingkir.
Sementara kemenangan Timnas Indonesia bisa membuat tim asuhan Patrick Kluivert mengunci tempat di empat besar klasemen akhir Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Saat ini Skuad Garuda menempati peringkat 4 klasemen sementara Grup C dengan 9 poin dari 8 pertandingan.
Berita Terkait
-
Debut Lawan Cina, Emil Audero Ungkap Kondisi Terkini Skuad Timnas Indonesia
-
2 Fakta Timnas Indonesia vs China: Garuda Unggul Kualitas, Tim Naga Dominasi Sejarah
-
Timnas Indonesia, Laga Kontra China dan Kans Besar Berakhirnya Rekor Buruk Selama 38 Tahun
-
Skenario Jika Timnas Indonesia Dihantam China, Skakmat atau Masih Ada Peluang?
-
Netizen Kesal Baca Postingan Kevin Diks: Sumpah Gila Banget Sih!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?