Suara.com - Ada rasa pesimistis di sebagian kalangan pendukung China jelang pertandingan melawan Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia vs China akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 5 Juni 2025.
Pertandingan lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini jadi laga hidup mati bagi Timnas Indonesia dan China.
Kedua tim wajib meraih kemenangan untuk terus menghidupkan asa ke Piala Dunia 2026.
Jika publik Indonesia masih sangat yakin anak asuh Patrick Kluivert bisa hempaskan China di SUGBK, kondisi berbeda terlihat di tim lawan.
Sejumlah pendukung China tunjukkan rasa pesimistis tim nasional mereka bisa meraih kemenangan atas Timnas Indonesia.
Di artikel media lokal China, sejumlah komentar pendukung tunjukkan mereka lebih memilih anak asuh Branko Ivankovic menelan kekalahan.
Salah satu media China menuliskan laporan perihal susunan pemain melawan Timnas Indonesia.
"Pertarungan hidup mati! Susunan pemain inti tim nasional China terungkap," tulis judul artikel tersebut seperti dikutip Suara.com, Rabu (4/6).
Baca Juga: Arab Saudi dan Qatar Tuan Rumah Babak Keempat, Netizen Sinis: Power Of Money!
Di dalam artikel disebutkan bahwa besar kemungkinan Branko Ivankovic akan memainkan taktik 4-4-2.
Untuk lini depan, Ivankovic disebut akan memainkan striker Wang Yudong dan Zhang Yuning.
Di sektor penjaga gawang, Ivankovic akan memainkan kiper Wang Dalei. Di depan Wang, ada empat pemain belakang, Hu Hetao, Tyias Browning, Zhu Chenjie dan Lei Li.
Sayangnya di kolom komentar artikel itu, suporter China justru berikan cibiran dan komentar pesimis.
"Seharusnya skor 2-0 dan China tersingkir. Itu hal yang baik, menghemat uang pembayar pajak," tulis salah satu netizen China.
"Apapun yang terjadi Ivan tetap memainkan formasi 4-4-2, pelatih macam apa dia?" semprot netizen lainnya.
"Pertandingan hidup mati? memang kapan tim sepak bola kita pernah hidup?" sebut netizen China.
"Kekalahan 1-2 dari Timnas Indonesia, kita harus siapkan diri untuk 2030," sambung netizen lainnya.
Media Indonesia Dilarang Liput Latihan China
Media asal Indonesia dilarang meliput latihan tim nasional China yang berlangsung di Lapangan A, Komplek Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (3/6/2025) malam WIB.
Bukan cuma itu saja, aroma tidak sedap seperti bau sampah menyengat di area lapangan tempat China berlatih.
Tidak diketahui dari mana asal bau sampah itu berasal, namun membuat awak media asal Indonesia yang berada di depan pintu gerbang lapangan A merasa tidak nyaman.
Belum diketahui apakah aroma tidak sedap tersebut sampai ke dalam lapangan yang bisa saja mengganggu latihan.
Adapun rombongan China datang menggunakan bus sekitar pukul 18.45 WIB untuk berlatih.
Pengawalan ketat langsung dilakukan ketika tim nasional China datang hingga memasuki area lapangan.
Awak media asal Indonesia diberi batas cukup jauh sehingga agak sulit mengambil gambar.
Pihak China hanya membolehkan awak media yang berasal dari negaranya saja untuk meliput.
Kain hitam menutupi sepanjang pagar yang berada di Lapangan A sehingga sama sekali tidak terlihat dari luar.
Sama seperti China, Timnas Indonesia pun menggelar latihan tertutup setelah kemarin terbuka diliput awak media.
Kedua tim akan berhadapan dalam laga matchday delapan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (Stadion GBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni mendatang.
Bagi kedua kesebelasan laga ini sangat penting buat dimenangkan buat menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
China tidak boleh kalah melawan Timnas Indonesia karena bisa langsung tersingkir.
Sementara kemenangan Timnas Indonesia bisa membuat tim asuhan Patrick Kluivert mengunci tempat di empat besar klasemen akhir Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Saat ini Skuad Garuda menempati peringkat 4 klasemen sementara Grup C dengan 9 poin dari 8 pertandingan.
PSSI menargetkan Timnas Indonesia lolos ke babak selanjutnya, yakni ronde empat.
Berita Terkait
-
Arab Saudi dan Qatar Tuan Rumah Babak Keempat, Netizen Sinis: Power Of Money!
-
Here We Go! Beckham Putra Pamer Jersey Klub Serie B Liga Italia
-
Penggawa Timnas China Terancam Dipenjara Gara-gara Ulah Memalukan di Jakarta
-
Pakai Hitungan Matematika, Wamendikti Ukur Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia
-
Kualifikasi Piala Dunia 2026: Ancaman China untuk Bisa Kalahkan Timnas Indonesia Tak Main-Main!
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI