Kekalahan dari Australia membuka celah yang mesti segera dibenahi.
Mulai dari ketajaman lini depan yang merosot, pertahanan yang sempat longgar, hingga organisasi permainan yang kurang solid.
Sebagai catatan, Moriyasu memang menurunkan sejumlah pemain lapis kedua dalam laga kontra Australia. Namun, hasil minor tersebut tetap menjadi bahan evaluasi besar.
Laga melawan Indonesia menjadi peluang bagi pelatih untuk mengevaluasi komposisi terbaik.
Apalagi, Australia sebelumnya memperlihatkan bagaimana lini belakang Jepang bisa dibongkar lewat serangan balik cepat yang efisien.
Sementara itu, Timnas Indonesia, meski tidak setangguh Australia, tetap tim yang sedang berkembang pesat.
Dengan 12 poin dari sembilan laga, skuad Garuda telah menunjukkan peningkatan signifikan, termasuk kemenangan 1-0 atas China yang memastikan mereka lolos ke ronde keempat kualifikasi.
Namun, kekalahan Australia atas Jepang di matchday sebelumnya secara tidak langsung telah memupus peluang Indonesia untuk lolos otomatis ke Piala Dunia.
Kini, mereka harus mempersiapkan diri menghadapi ronde keempat, yang merupakan fase playoff antar-tim Asia.
Baca Juga: Terpopuler Sepak Bola: Bek Kiri Keturunan Rp 3,4 Miliar Tiba, Patrick Kluivert Kasih Peringatan
Melawan Indonesia, Jepang bisa memanfaatkan laga ini untuk mencoba berbagai skema taktik, sekaligus menjaga ritme kompetitif sebelum memasuki jadwal persiapan Piala Dunia.
3. Momentum Bangkit yang Harus Segera Direbut
Sebagai tim bermental juara, Jepang sangat memahami pentingnya menjaga momentum. Kekalahan dari Australia, jika tidak segera ditebus, bisa memberi dampak psikologis negatif.
Jika kembali tampil kurang meyakinkan atau bahkan hanya bermain imbang melawan Indonesia, atmosfer positif yang telah dibangun sejak fase awal kualifikasi bisa luntur.
Untuk menghindari hal itu, Jepang diprediksi akan tampil all-out demi meraih kemenangan telak.
Selain untuk menambah tiga poin, kemenangan ini akan menjadi bekal penting sebelum masuk agenda FIFA Matchday, laga uji coba internasional, hingga Piala Dunia 2026.
Statistik memang berpihak pada Jepang, baik dari segi pengalaman, kualitas teknis, stamina, maupun kedalaman skuad. Namun, mereka juga menyadari bahwa Indonesia bukan lagi tim yang bisa dianggap remeh.
Skuad asuhan Patrick Kluivert tengah menunjukkan perkembangan pesat, diperkuat beberapa pemain naturalisasi berkualitas seperti Jay Idzes dan Thom Haye.
Meski peluang lolos otomatis telah tertutup, Indonesia tetap mengincar hasil positif demi membangun mentalitas menjelang ronde keempat.
Bagi Jepang, justru inilah alasan tambahan untuk tetap tampil dengan fokus penuh. Mereka tidak ingin menjadi korban kejutan, terutama di laga kandang yang menjadi penutup fase grup.
Dengan demikian, pertandingan melawan Indonesia tetap menjadi momen krusial bagi Jepang, bukan sekadar laga formalitas.
Momentum, evaluasi, dan harga diri membuat mereka akan tampil habis-habisan, meski tiket ke Piala Dunia sudah di tangan.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement