Suara.com - Jelang melawan Jepang, ada tiga pemain timnas Indonesia yang sudah berpengalaman merumput di sepak bola Negeri Sakura.
Timnas Indonesia bertandang ke Jepang dalam matchday terakhir round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan pada 10 Juni 2025 mendatang.
Jepang akan menjadi lawan kuat bagi skuad Garuda, tapi Patrick Kluivert harus bisa memanfaatkn situasi.
Apalagi di tim Merah Putih terdapat tiga pemain yang pernah merumput di Jepang.
Hal tersebut tentu bakal membantu timnas Indonesia untuk memberikan perlawanan terhadap Samurai Biru.
Berikut tiga pemain timnas Indonesia yang merupakan jebolan J League atau kompetisi liga Jepang.
Pada tahun 2014 lalu, Stefano Lilipaly bergabung Consadole Sapporo dengan status bebas transfer dari Almere City.
Stefano Lilipaly bermain di Liga Jepang dari Maret sampai Desember 2014, sayangnya ia tak bermain dimainkan di kompetisi liga.
Baca Juga: 4 Pemain Timnas Indonesia yang Disorot Federasi Jepang, Ole Romeny hingga Marselino
Penggawa timnas Indonesia tersebut hanya dimainkan sekali oleh klub tersebut di Emperor's Cup dengan durasi 90 menit waktu bermain.
Kini Stefano Lilipaly datang ke Jepang lagi berstatus sebagai pemain timnas Indonesia yang akan membantu untuk kalahkan Samurai Biru di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
2. Pratama Arhan
Pratama Arhan bergabung Tokyo Verdy pada Maret 2022 dengan status bebas transfer, ia dikontrak selama dua tahun oleh klub tersebut.
Sayangnya selama itu ia dikontrak hanya dimainkan dua kali selama dua musim di J-League 2 dengan total menit bermain 55 menit.
Meski begitu, Arhan berhasil mencatatkan total 200 menit bermain dalam dua laga Tokyo Verdy di Emperors Cup 2023.
Berita Terkait
-
Eksklusif dari Jepang: Suporter Timnas Indonesia Mulai Berdatangan
-
Pemain Keturunan Rp 6,08 Miliar Miskin Menit Bermain Kandidat Gantikan Ivar Jenner Hadapi Jepang
-
Kenapa Patrick Kluivert Tak Anti Stefano Lilipaly Seperti STY?
-
Drawing Round 4 Kualifikasi Piala Dunia: Timnas Indonesia Masuk Pot 3, Siapa Lawannya?
-
Selamat Tinggal Timnas Indonesia, Patrick Kluivert: Kami Tidak akan Bertemu
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa
-
Cremonese Dibantai Napoli, Emil Audero Justru Jadi Pemain Terbaik dan Tepis Penalti McTominay
-
Fadly Alberto Tetap Kejar Mimpi Pesepak Bola Profesional Meski Terancam Hukuman Berat Komdis PSSI
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League