Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert mengaku masih belum bisa meninggalkan sistem warisan juru taktik sebelumnya Shin Tae-yong.
Juru formasi asal Belanda itu mengakui sistem yang dipakainya saat ini bukan pilihannya, namun meningkatkan dari sebelum-sebelumnya.
Memang, Patrick Kluivert tidak menjelaskan secara detail yang dimaksud sistem olehnya, namun kemungkinannya adalah masalah taktik.
Sejak menukangi Timnas Indonesia, Kluivert masih mempertahankan skema tiga bek, seperti yang biasa dipakai Shin Tae-yong mengandalkan trio Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner.
Bagi Patrick Kluivert sistem yang ada saat ini tidak buruk karena sama seperti tim nasional Belanda saat dirinya masih jadi asisten pelatih.
"Yang paling penting adalah saat saya ditunjuk menjadi pelatih, tim ini sudah memainkan sistem permainan tertentu," ujar Kluivert dalam konferensi pers sehari jelang laga melawan Jepang.
"Itu bukan sistem utama saya, tapi saya sangat terbuka untuk beradaptasi karena saya juga pernah menjadi asisten pelatih Timnas Belanda, dan mereka memainkan sistem yang sama, jadi sistem itu cukup familiar," sambungnya.
Terdekat, Patrick Kluivert akan memimpin anak asuhannya melakoni laga pamungkas Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Jepang.
Duel Jepang kontra Timnas Indonesia akan berlangsung di Suita City Football Stadium, Selasa (10/6/2025) sore WIB.
Baca Juga: Termasuk Rizky Ridho, Ini 6 Pemain Timnas Indonesia yang Dicoret Lawan Jepang
Patrick Kluivert kemungkinan masih akan mempertahankan skema yang sama, meski diyakini ada perubahan sedikit dalam daftar starting XI.
"Jadi, bukan saat yang tepat bagi saya untuk langsung mengubah sistem atau menerapkan sistem baru," jelas mantan pemain Barcelona tersebut.
"Tapi mungkin setelah pertandingan melawan China, ketika pertandingan-pertandingan baru datang, saya akan mulai memikirkan soal perubahan sistem," pungkasnya.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat keempat klasemen Grup C dengan raihan 12 poin, sedangkan di bawahnya Bahrain dan China mengemas 6 poin.
Situasi ini membuat posisi Indonesia aman untuk melaju ke fase berikutnya, dan pertandingan melawan Jepang akan menjadi panggung untuk menguji mental sekaligus menambah pengalaman internasional bagi para pemain muda.
Sebagai informasi, putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan digelar pada 8 hingga 14 Oktober 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Viral Stadion Barcelona: Biaya Renovasi Capai Rp25 T, Atap Bocor Camp Nou Kebanjiran
-
Persib Bandung Borong Pemain Diaspora, PSSI Yakin Kekuatan Timnas Indonesia Tak Akan Melemah di 2026
-
Jerman Serukan Boikot, Prancis Pasang Badan untuk Piala Dunia 2026
-
7 Pemain Diaspora Merapat ke Super League, Berbanding Terbalik dengan Visi John Herdman
-
Bocoran Jersey Ketiga Manchester United untuk Musim Depan Picu Perdebatan Panas Fans
-
Bojan Hodak Akui Layvin Kurzawa Harus Penuhi Satu Syarat Sebelum Jadi Andalan Persib Bandung
-
Informasi Lengkap Piala Asia Futsal 2026, Jadwal Hingga Tiket
-
Update Klasemen La Liga: Barcelona Memimpin Tipis Saat Persaingan Empat Besar Semakin Sengit
-
Akui Kurang Pengalaman, Pelatih Timnas Futsal Indonesia Waspadai Kekuatan Raksasa Asia
-
Inter Milan Menggila Libas Pisa 6-2, Nerazzurri Makin Nyaman di Puncak Klasemen Liga Italia