Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, kedapatan melarang suporter Garuda yang menyapanya untuk tak merekam video. Apa alasannya?
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia memiliki jutaan suporter yang tersebar baik di dalam maupun di luar negeri.
Basis suporter yang masif dan ada di berbagai belahan dunia ini membuat tim Garuda banjir dukungan di dunia nyata maupun di media sosial.
Bagi para pemain Indonesia, basis suporter yang masif ini menjadikan mereka layaknya idola. Karenanya, para pemain kerap dikerumuni oleh fans di luar lapangan.
Sayangnya, masifnya dukungan suporter Garuda ke para pemain Indonesia ini terkadang melanggar privasi para pemain itu sendiri, baik di media sosial maupun di dunia nyata.
Hal ini terkadang membuat para pemain Tim Merah Putih gerah. Salah satunya ditunjukkan oleh bek kiri Indonesia, Calvin Verdonk.
Baru-baru ini, bek NEC Nijmegen itu menegur seorang suporter dengan lembut agar tak merekam video saat dirinya berada di luar lapangan.
Usut punya usut, Verdonk meminta suporter itu tak merekam video karena keluarganya dan putrinya datang bersamanya di sebuah hotel.
“Saya dengan putri saya. Jangan merekam ya,” minta Verdonk kepada salah satu suporter.
Baca Juga: Kembali Dicoret Patrick Kluivert, Masa Pratama Arhan di Timnas Telah Usai?
Paham dengan permintaan tersebut, suporter itu lantas mematikan kameranya dan memenuhi permintaan untuk menjaga privasi yang dimiliki bek berusia 28 tahun itu.
Teguran yang diberikan untuk suporter Timnas Indonesia ini bukanlah hal yang pertama. Sebelum Calvin Verdonk, ada Kevin Diks yang menegur suporter Garuda untuk tak menerobos privasinya.
Teguran dari Diks itu diberikan via media sosial, di mana ia mengirimkan pesan Broadcast via Instagram untuk suporter Indonesia.
Dalam pesan Broadcast itu, bek berusia 28 tahun itu mengaku takut membawa putrinya ke Jakarta karena suporter terus memotret buah hatinya.
Bahkan Diks takut jika para suporter mengunggah foto putrinya di media sosial dan membuat potret putrinya yang masih balita tersebar.
“Kami agak takut membawa Naya ke Jakarta karena semua foto dan postingan yang akan beredar di sana (media sosial)," bunyi pesan broadcast Kevin Diks di Instagram.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Presiden Minta Pabrik Gula Wajib Punya Kebun Tebu
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Terungkap di Sidang, Calon Perangkat Desa Jual Motor hingga Gadai Sertifikat Demi Lolos Seleksi
-
Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat
-
Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026
-
Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal
-
Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi
-
Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib